CURUP, BE - Peristiwa tewasnya Nova (08) bocah perempuan asal Kelurahan Kota Padang Kecamatan Kota Padang karena tertembak peluru senjata api rakitan milik orang tuanya beberapa waktu lalu menimbulkan banyak spekulasi berbagai pihak terkait dugaan maraknya keberadaan senjata api di wilayah Lembak. Menanggapi hal itu Kapolres Rejang Lebong AKBP. Edi Suroso, SH kepada wartawan, Kamis (20/2) menegaskan, akan menyikapi serius keberadaan Senpi rakitan di wilayah hukum Polres Rejang Lebong. \"Kita minta warga segera menyerahkan senjata api rakitan kepada polisi, karena sanksi hukum terkait kepemilikan senjata api cukup berat, kecuali diserahkan secara sukarela,\" ungkapnya. Guna mensosialisasikan bahaya kepemilikan senjata api kepada masyarakat, Kapolres menegaskan, lewat jajarannya akan melakukan pendekatan kepada masyarakat yang disinyalir memiliki Senpi rakitan ini. \"Saya imbau agar sebaiknya diserahkan kepada petugas. Kalau diserahkan sendiri, kami pastikan tidak akan diproses secara hukum,” ujar Edi. Kapolres menegaskan dalam waktu dekat akan melakukan tindakan tegas terhadap kepemilihan senpi tersebut, dengan menggelar razia penertiban. \"Bila ada yang kedapatan, maka tidak ada lagi toleransi, pemiliknya akan diproses secara hukum atas pelanggaran Undang-Undang Darurat,\" tegas Kapolres. Peredaran Senpi rakitan di wilayah Lembak sendiri bermula dari kebutuhan masyarakat untuk berburu. Namun seiring perkembangan zaman, senpi tersebut tak jarang difungsikan untuk berbuat kejahatan. “Pembuatan kecepek ini murah, bahannya pun gampang didapat. Tapi untuk wilayah Lembak atau Kota Padang benda-benda tersebut dipasok dari luar. Salah satunya kawasan Rupit Musirawas,” kata Edi. Ditambahkan Edi, penyidik akan terus menindaklanjuti kasus tewasnya Nova, kedua orang tua Nova, Fauzi (30) dan Norma (28) harus tetap bertanggung jawab dan terancam akan menjadi tersangka masih diberi toleransi karena masih dalam suasana duka. “Penyidikan tetap dilanjutkan. Nanti bila dinilai kesedihan mereka sudah mereda, maka kami akan melakukan pemeriksaan,” ungkap Edi. (999)
Sweeping Senjata Api
Jumat 21-02-2014,11:23 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 17-04-2026,09:29 WIB
SEBUAH KISAH TENTANG DIA (1)
Jumat 17-04-2026,14:45 WIB
Polsek Kedurang Ilir Bekuk Residivis Curanmor, Ungkap Aksi di Tiga TKP
Jumat 17-04-2026,14:38 WIB
Kastilon Nahkodai Dukcapil, Bupati Tekankan Pelayanan Tanpa Keluhan
Jumat 17-04-2026,14:26 WIB
Bengkulu Perkuat Sistem Peringatan Dini, Antisipasi Ancaman Megathrust
Jumat 17-04-2026,14:31 WIB
Wali Kota Bengkulu Tekankan Pelayanan Prima Saat Launching BerubekDok
Terkini
Jumat 17-04-2026,17:33 WIB
Semarak HUT ke-25 Pino Raya, Wabup Bengkulu Selatan Ajak Tingkatkan Semangat Pembangunan
Jumat 17-04-2026,17:28 WIB
Pledoi di Sidang Korupsi Pasar Panorama, Bujang HR Klaim Tak Terima Uang, Sebut Hanya Lalai Administrasi
Jumat 17-04-2026,17:27 WIB
BULOG Bengkulu Pastikan Minyakita Aman di Pasar, Harga Tetap Sesuai HET
Jumat 17-04-2026,17:25 WIB
Pemkot Bengkulu Gandeng Perpamsi, Benahi Kinerja Perumda Tirta Hidayah
Jumat 17-04-2026,17:23 WIB