KOTA MANNA, BE - Badan Pemeriksa Keuangan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Bengkulu dijadwalkan dalam waktu dekat ini akan turun ke Bengkulu Selatan (BS). Kedatangan mereka ini untuk melakukan audit terhadap dana PKK tahun 2012 lalu. Kepala Kejaksaan Negeri Manna, H Raswali Hermawan SH MH melalui Kasi Pidsus, Adi Purnama SH MH mengungkapkan, surat permohonan sudah pihaknya sampaikan ke BPKP dan auditor BPKP sudah menyatakan siap untuk datang ke BS. “Pemberitahuan dari BPKP sudah kami terima, kalau tidak ada kendala mereka ke BS minggu ini atau paling lambat 25 Februari mendatang,” katanya. Menurut Adi, kedatangan auditor BPKP ini ke BS untuk menelusuri apakah dana yang digunakan oleh PKK BS sebesar Rp 399,4 juta ini sudah sesuai prosedur atau tidak. Selain itu apakah dana tersebut sudah sesuai peruntukannya atau malahan ada terjadi mark up anggaran. Sebab Kejari mencurigai ada kesalahan prosedur dalam pencairan dana tersebut. Karena dana itu dicairkan pada akhir Desember 2012 kalu secara serempak. “Namun untuk pastinya nanti akan diketahui dari hasil audit BPKP,” terangnya. Selanjutnya, menurut Adi, dengan adanya auditor ke BS ini, akan diketahui apakah ada kerugian Negara dari proses mencairan dan mekanisme dana PKK itu. Sehingga jika terbukti ada kerugian Negara, maka pihaknya akan terus melakukan proses hukum dari masalah tersebut. Begitu juga sebaliknya jika tidak terbukti, maka pihaknya juga akan menghentikan penyelelidikan kasus itu. “Hasil audit BPKP nanti menentukan kelanjutkan proses penyelidikan dana PKK,” tutup Adi. Sekedar mengingatkan, tahun 2012 lalu, PKK BS mendapat anggaran dari pemda BS sebesar Rp 424 juta. Dari dana ini dicairkan oleh PKK sebesar RP 399,4 juta. Namun pencairan ini dilakukan Desembar 2012 lalu secara sekaligus. Hal ini dicurigai ada indikasi kerugian negara hingga Kejaksaan Negeri Manna melakukan penyelidikan dengan memanggil saksi-saksi. (369)
Minggu Ini, BPKP Audit Dana PKK
Senin 17-02-2014,13:38 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 06-11-2026,21:11 WIB
Tiga Tersangka Kasus Penyadapan Presiden Ditahan di Mako Brimob, SU Masih Belum Ditahan
Sabtu 07-11-2026,06:58 WIB
Bank di Prancis Jadi Sasaran Peretasan, Hacker Diduga Curi Dana Rp14,18 Triliun!
Sabtu 07-11-2026,06:59 WIB
Survei AHA Commerce: 82 Persen Karyawan Mengaku Puas dengan Budaya Kerja Perusahaan
Jumat 06-11-2026,21:04 WIB
Fakta Penyitaan Rp2 Miliar Milik Dirut KAI pada Agustus 2025, Terkait Kasus Periode 2018–2023
Sabtu 07-11-2026,07:00 WIB
Nelayan Bengkulu Wajib Tahu! Ini Cara Mudah Klaim Asuransi Keselamatan Kerja di Tahun 2026
Terkini
Sabtu 07-11-2026,19:48 WIB
Unived Gelar SNASIKOM 2026 Secara Hybrid, Bahas Kedaulatan Kognitif di Era AI
Sabtu 07-11-2026,17:40 WIB
Bengkulu Rawan Gempa dan Tsunami, PAPDI Diminta Perkuat Kesiapan Dokter Hadapi Bencana
Sabtu 07-11-2026,17:38 WIB
Hadapi Ancaman Bencana, Helmi Hasan Boyong Seluruh Bupati dan Wali Kota Bengkulu Temui Kepala BNPB
Sabtu 07-11-2026,17:37 WIB
Dua Jam Menunggu, Nasabah BNI Bengkulu Protes: Nomor Antrean Kalah oleh Panggilan Nama
Sabtu 07-11-2026,12:34 WIB