CURUP, BE – Meski telah melakukan inventarisir guru-guru di wilayah Lembak, namun Kepala Dinas Pendidikan Rejang Lebong (RL) Zakaria, SPd, MM kepada wartawan, Kamis (13/2) menegaskan, kewenangan pemindahan guru merupakan Badan Pertimbangan Kepangkatan dan Jabatan (Baperjakat) RL. \"Sesuai kesepakatan awal, kami hanya melakukan upaya inventarisir saja. Bukan serta merta melakukan pemindahan guru sesuai dengan keinginan para guru, tidak bisa seperti itu,\" jelasnya. Diungkapkan Zakaria, Dinas Pendidikan telah melayangkan surat edaran kepada seluruh sekolah yang ada di RL agar kepala sekolah agar melakukan pendataan inventarisir guru-guru yang ada di masing-masing sekolah. “Mudah-mudahan sesuai kesepakatan, inventarisir selesai kita lakukan dalam 5 hari. Batas akhir kepala sekolah menyerahkan data inventarisir tersebut kami tentukan Sabtu mendatang sesuai kesepakatan demo par guru ke gedung dewan beberapa haru lalu,” ujar Zakaria. Dikatakan Zakaria, selain itu, pihaknya juga akan melakukan pendataan siapa saja guru yang ada di RL yang merupakan putra asal Lembak, dibuat data-data dalam bentuk print out dan soft copy. \"Data tersebut kita akan serahkan kepada pemerintah daerah. Namun, data tersebut tidak berarti dijadikan sebagai bahan mutasi oleh Pemkab RL,\" ungkapnya. Di bagian lain, Zakaria juga menjelaskan, akan banyak dampak besar jika guru-guru tersebut benar-benar dipindahkan, yang jelas akan menghambat kegiatan belajar mengajar anak-anak di kawasan tersebut. \"Guru akan menumpuk di Curup, akibatnya jam mengajar akan terganggu dan sangat mempengaruhi sertifikasi yang dimiliki oleh guru-guru tersebut,” jelas Zakaria. Terkait tuntutan jaminan keamanan yang menjadi materi demo para guru, Kapolres RL AKBP Edi Suroso mengegaskan, pihaknya telah berupaya maksimal melakukan patroli dan pengamanan bahkan hingga 24 jam. \"Tidak diminta kita sudah mengamankan, karena itu sudah jadi tugas kita. Namun soal penyebab kejahatan seperti soal moral, keterbatasan ekonomi ini bukan tugas polisi untuk mencegahnya, karena semua pihak harus berperan termasuk tokoh masyarakat di Lembak dan pemerintah daerah,\" tegasnya. (999)
Inventaris Bukan Dasar Pemindahan Guru
Jumat 14-02-2014,10:00 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Sabtu 18-04-2026,17:50 WIB
Tarik Tunai BRI Tanpa Kartu Makin Mudah, Ini Cara Praktis Lewat BRImo
Sabtu 18-04-2026,15:38 WIB
Egrek Sentuh Kabel PLN, Pemuda di Seluma Meninggal di TKP
Sabtu 18-04-2026,15:18 WIB
Bank Bengkulu Bawa Event Nasional ke Daerah, Undian Simpeda Agustus 2026 Digelar di Bengkulu
Sabtu 18-04-2026,14:56 WIB
Wali Kota Bengkulu Ikut Berhaji, Persiapan Keberangkatan Jemaah 2026 Capai Tahap Akhir
Sabtu 18-04-2026,15:47 WIB
Bengkulu di Ring of Fire, Masyarakat Didorong Mandiri Hadapi Bencana
Terkini
Sabtu 18-04-2026,17:56 WIB
Rahasia Hidup Bahagia, Mulai dari Bersyukur hingga Jaga Kesehatan Mental
Sabtu 18-04-2026,17:50 WIB
Tarik Tunai BRI Tanpa Kartu Makin Mudah, Ini Cara Praktis Lewat BRImo
Sabtu 18-04-2026,17:38 WIB
Ciptakan Suasana Kerja Nyaman, Ini Strategi Tingkatkan Produktivitas Karyawan
Sabtu 18-04-2026,16:41 WIB
Pemkot Bengkulu Ajak Komunitas Drone dan Fotografi Ramaikan Karnaval Batik Besurek 2026
Sabtu 18-04-2026,15:47 WIB