Setahun Menjabat, Kapolda dan Wakapolda Bengkulu Resmi Berganti
Polda Bengkulu--
BENGKULUEKSPRESS.COM - Kepolisian Republik Indonesia kembali melakukan rotasi besar-besaran di jajaran perwira tinggi dan menengah. Dalam mutasi terbaru tersebut, posisi Kapolda Bengkulu dan Wakapolda Bengkulu resmi mengalami pergantian.
Pergantian itu tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor: ST/960/V/KEP/2026 yang merujuk pada Keputusan Kapolri Nomor: KEP/6/V/2026 tertanggal 7 Mei 2026 tentang pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan Polri.
Dalam mutasi tersebut, Kapolda Bengkulu Irjen Pol Mardiono S.I.K., M.Si mendapat promosi jabatan baru sebagai Kakorbinmas Baharkam Polri.
Sementara posisi Kapolda Bengkulu selanjutnya akan dijabat oleh Brigjen Pol Yudi Sulistianto Wahid, S.I.K yang sebelumnya menjabat Karorenmin Bareskrim Polri.
Tak hanya jabatan Kapolda, posisi Wakapolda Bengkulu juga ikut berganti. Brigjen Pol Dicky Sondani S.I.K., M.H yang sebelumnya menjabat Wakapolda Bengkulu kini diangkat dalam jabatan baru sebagai Penata Kehumasan Polri Utama TK II Divhumas Polri.
BACA JUGA:Kapolda Bengkulu Tinjau Lokasi Rencana Pembangunan Polsek dan Gedung Satpas di Bengkulu Utara
BACA JUGA:Empat Wilayah Bengkulu Masih Blank Spot, Kominfo Minta Perhatian Pemerintah Pusat
Sedangkan posisi Wakapolda Bengkulu kini dipercayakan kepada Kombes Pol Prianto Teguh Nugroho S.I.K., M.H., CPM yang sebelumnya menjabat Sesorprovos Divpropam Polri.
Irjen Pol Mardiono S.I.K dan Brigjen Pol Dicky Sondani S.I.K., M.H, sama-sama menjabat di Polda Bengkulu pada bulan Mei 2025 lalu.
Rotasi dua pucuk pimpinan Polda Bengkulu tersebut diperkirakan akan membawa semangat dan warna baru dalam penguatan organisasi serta pelayanan kepolisian di Provinsi Bengkulu.
Selama dipimpin Irjen Pol Mardiono, Polda Bengkulu dinilai cukup aktif dalam menangani berbagai perkara strategis, mulai dari tindak pidana korupsi, narkoba, hingga pengamanan agenda penting daerah.
Tak hanya itu, sejumlah prestasi tingkat nasional juga berhasil diraih jajaran Polda Bengkulu, khususnya dalam bidang pelayanan publik dan penanganan perkara.
Karena itu, masyarakat berharap kepemimpinan baru nantinya dapat melanjutkan capaian positif yang telah dibangun sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi Polri.
Mutasi di lingkungan Polri sendiri merupakan hal rutin yang dilakukan sebagai bagian dari kebutuhan organisasi, penyegaran struktur, serta pengembangan karier personel.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
