JAKARTA, BE - Banyak yang mempersoalkan sejumlah kebijakan yang diambil Kementerian Perdagangan di bawah pimpinan Gita Wirjawan. Salah satunya adalah mengenai beras impor ilegal asal Vietnam. Kini setelah posisi menteri ini dijabat oleh Muhammad Lutfi. Mantan Duta Besar RI untuk Jepang itu berjanji untuk menyelesaikannya. Lutfi akan mempelajari kasus beras ilegal tersebut. \"Saya berjanji kalau ada yang ilegal pasti diperangi. Tetapi pada pasar yang sensitif ini harus ada perpaduan harga yang baik,\" ujar Lutfi di kompleks Istana Negara, Jakarta, Rabu, (12/2). Sebelumnya, Gita Wirjawan mengakui bahwa kementeriannya yang memberikan izin impor sejumlah beras dari Vietnam. Meski demikian, izin tersebut dikeluarkan atas rekomendasi dari Kementerian Pertanian (Kementan). Sementara, Menteri Pertanian Suswono Suswono membantah hal itu. Disebutkan Kementerian Pertanian tidak pernah mengeluarkan rekomendasi impor beras dari Vietnam. Kementerian Pertanian justru mengirimkan surat kepada Menteri Perdagangan guna meminta klarifikasi mengapa ada beras impor asal Vietnam yang masuk ke pasar. Kementan menyebut beras impor asal Vietnam yang saat ini beredar di pasaran adalah beras jenis medium. Kementan tidak pernah mengeluarkan rekomendasi untuk mengimpor beras jenis ini karena stok cukup bahkan surplus. Lutfi sendiri mengaku baru mengetahui adanya beras ilegal itu dari membaca pemberitaan di media massa. Ia meminta diberikan waktu untuk menyelesaikan isu-isu yang berkembang saat ini. \"Kementerian perdagangan ini kan seperti wasit. Kita mesti menerapkan situasi lapangan yang sejajar dan seimbang,\" kata Lutfi. (flo/jpnn)
Mendag Baru Janji Perangi Beras Ilegal
Kamis 13-02-2014,20:00 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 07-08-2026,15:52 WIB
12 Tahun Mengabdi, Guru SDIT Rabbani Mengaku Dipecat Tanpa Pesangon: "Saya Hanya Minta Hak Saya"
Jumat 07-08-2026,15:53 WIB
Semarak HUT Ke-81 RI, Pemkot Bengkulu Bagikan 5.000 Bendera Merah Putih untuk Warga
Jumat 07-08-2026,15:50 WIB
Dipecat, Tak Dapat Pesangon hingga BPJS, Mantan Guru SDIT Rabbani Resmi Lapor Disnaker Bengkulu
Jumat 07-08-2026,14:09 WIB
Bupati Lebong Ajak ASN Wujudkan Ekonomi Hijau dan Transformasi Digital untuk Percepatan Pelayanan Publik
Jumat 07-08-2026,14:41 WIB
Dikbud Kota Bengkulu Larang Sekolah Pungut Biaya Lomba HUT RI, Orang Tua Diminta Segera Melapor
Terkini
Jumat 07-08-2026,18:14 WIB
Soal Pemecatan Tiga Guru SDIT Rabbani, Ketua Yayasan: Sudah Berkali-kali Diperingatkan
Jumat 07-08-2026,15:53 WIB
Semarak HUT Ke-81 RI, Pemkot Bengkulu Bagikan 5.000 Bendera Merah Putih untuk Warga
Jumat 07-08-2026,15:52 WIB
12 Tahun Mengabdi, Guru SDIT Rabbani Mengaku Dipecat Tanpa Pesangon: "Saya Hanya Minta Hak Saya"
Jumat 07-08-2026,15:50 WIB
Dipecat, Tak Dapat Pesangon hingga BPJS, Mantan Guru SDIT Rabbani Resmi Lapor Disnaker Bengkulu
Jumat 07-08-2026,15:12 WIB