CURUP, BE – Dua dari tiga orang pemuda asal Desa Apur Kecamatan Sindang Beliti Ulu (SBU) diantarnya Su (20) dan Sp (15), terduga rampok di jalan lintas Curup-Lubukllinggau terjerat Undang-Undang Darurat nomor 12 tahun 1951 tentang kepemilikan senjata tajam (sajam). Satu pemuda lain Ja (14) dibebaskan karena tidak terbukti melakukan pelanggaran hukum. Kapolres RL, AKBP. Edi Suroso, SH melalui Kasat Reskrim, AKP. Margopo, SH, kepada wartawan, Sabtu (01/02) menjelaskan, pihaknya mematikan akan tetap memproses Su dan Sp atas kepemilikan alat bukti sajam saat diamankan. Terkait dugaan keterlibatan dalam komplotan perampok, Margopo mengaku pihaknya terus melakukan penyelidikan lebih lanjut. Meski diakuinya alat bukti dan keterangan saksi sangat minim untuk membuktikan ketiganya terlibat dalam sejumlah aksi perampokan. Sementara itu, pihak kepolisian masih menelusuri identitas kendaraan yang ikut diamankan bersama mereka. \"Jika terbukti hasil curian, kita sudah memiliki satu bukti petunjuk. Dari hasil penyelidikan petugas di lapangan ada bukti lain, maka kita akan mendalami lagi keterlibatan mereka dalam sejumlah kasus perampokan motor atau pengendara mobil dengan modus menyebar ranjau paku,” jelas Margopo. Diberitakan sebelumnya, tiga pemuda asal Apur tersebut diamankan petugas patroli malam Polres RL di jalan lintas, tepatnya di jalan umum Desa Taba Padang Kecamatan Binduriang, Kamis malam (30/1). Ketiga pemuda ini diringkus petugas karena diduga akan melakukan perampokan terhadap penumpang mobil yang modus ranjau paku. Kronologis bermula saat petugas dari Polres RL dan Polsek Sindang Kelingi melakukan patroli rutin di sepanjang jalan lintas. Ketika itu, petugas melihat ketiga terduga sedang melintas di jalan umum Desa Taba Padang Kecamatan Binduriang sambil mendorong sebuah motor. Petugas curiga karena mereka mendorong motor di malam hari. Petugas lalu menghampiri Su, Sp dan Ja. Saat ditanya, ketiganya mengaku jika motor mereka sedang mogok. Mulanya petugas percaya dan membiarkan ketiganya kembali melintas. Namun, saat petugas akan kembali melanjutkan patroli, tiba-tiba ketiga pemuda ini menghidupkan motor dan bergelagat seperti berupaya kabur. Kecurigaan petugas akhirnya bertambah dan langsung melakukan pengejaran. Sempat terjadi kejar-kejaran, ketiganya didapati bersembunyi di sebuah jurang di pinggir jalan lintas Desa Taba Padang. Ketiganya akhirnya diamankan ke Polres RL. Pasalnya petugas mendapati dua dari ketiga orang ini membawa sajam.(999)
Dua Pemuda Terjerat Sajam
Minggu 02-02-2014,12:00 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 22-09-2026,12:18 WIB
Perkiraan Bansos September 2026 Cair, Cek Status Penerima dengan NIK KTP
Selasa 22-09-2026,12:10 WIB
Update Klasemen Medali Asian Games 2026: Indonesia Kini Peringkat Berapa?
Selasa 22-09-2026,15:53 WIB
Pemprov dan Pemkot Bengkulu Patungan Renovasi 19 Rumah Korban Kebakaran Pengantungan
Selasa 22-09-2026,12:25 WIB
Tekan Biaya Penerbangan Haji, Kemenhaj Buka Opsi Ganti Maskapai
Selasa 22-09-2026,15:24 WIB
Vendor Diminta Penuhi Jaminan Sosial Pekerja Outsourcing di Mukomuko
Terkini
Rabu 23-09-2026,10:44 WIB
Prof Ary Ungkap Diplomasi Spiritual di Balik Penguatan Hubungan Indonesia-Malaysia
Rabu 23-09-2026,10:34 WIB
Bukan Sekadar Terapi, Pasien Kanker Butuh Pendampingan, MRCCC Siloam Perkuat Peran Perawat Onkologi
Rabu 23-09-2026,10:28 WIB
Pendidikan Gratis hingga Kuliah Diwacanakan Prabowo, Puan Ingatkan Kondisi Global dan Kekuatan APBN
Rabu 23-09-2026,10:13 WIB
HP RAM 8 GB Makin Terjangkau, Ini 5 Pilihan Harga Rp2-3 Jutaan
Selasa 22-09-2026,21:00 WIB