JAKARTA, BE - Pemerintah memastikan akan merekrut 100 ribu Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun ini. Instansi pusat dan daerah pun diberikan kesempatan untuk mengajukan usulan kebutuhan pegawai baru mulai Februari mendatang. \"Mulai bulan depan, daerah dan instansi pusat sudah bisa memasukkan usulan kebutuhan pegawai. Karena Maret sudah kita tetapkan formasinya,\" kata Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Azwar Abubakar di kantornya. Dalam rekrutmen CPNS 2013, peserta tidak perlu membawa berkas lagi. Semuanya menggunakan sistem online. \"Kalau mau mendaftar cukup lewat online saja tidak perlu kirim lewat pos atau datang ke instansi. Ini untuk memudahkan pelamar juga,\" ujarnya. Dengan penetapan formasi CPNS pada Maret mendatang, lanjut politisi PAN ini, masyarakat punya kesempatan untuk mempersiapkan diri sejak April-Juni. Sebab, pemerintah merencanakan seleksi CPNS digelar sebelum atau sesudah pilpres Juli 2014. \"Saya pengennya seleksi bisa cepat dilaksanakan. Makanya daerah kalau butuh pegawai baru ya segeralah menyiapkan usulan. Kita siapkan kuota maksimal 100 ribu untuk tahun ini,\" tandasnya. Nilai Tes Bukan Penentu Sementara itu Pemerintah memberikan kebijakan afirmasi dalam penetapan kelulusan CPNS dari jalur honorer kategori dua (K2). Dengan afirmasi, hasil tes kompetensi dasar (TKD) bukan menjadi penentu utama kelulusan. Jika honorer K2 nilai TKD-nya rendah, namun masa kerjanya lama, umurnya tidak muda lagi, tetap berpeluang lulus CPNS. \"Honorer K2 kita berikan afirmasi, karena tidak bisa disamakan dengan pelamar umum. Pemberian afirmasi ada dasar hukumnya yang jelas yaitu PP 48 Tahun 2005 jo PP 56 Tahun 2012,\" kata Azwar Abubakar. Pemberian afirmasi ini berdasarkan masa kerja, umur, jenis pekerjaan, dan kewilayahan. Data KemenPAN-RB menyebutkan, sebanyak 54.961 orang honorer berusia di atas 45 tahun dan terbanyak usia 34-45 tahun. Usia 27-33 tahun sebanyak 248.417 orang dan kurang dari 27 tahun berjumlah 93 orang. Untuk lama kerja, honorer yang bekerja sebelum tahun 1997 sebanyak 27.593 orang, periode 1997-2001 sejumlah 35.852 orang. Tahun 2001-2002 sebanyak 45.516 orang, 2003-2004 sebanyak 245.391, dan di atas 2004 sebanyak 253.797 orang. \"Dari data di atas menunjukkan kalau afirmasi yang diberikan ke honorer K2 tidak terlalu banyak. Yang berusia tua dan lama bekerjanya, tidak sebanyak dibanding yang usia muda serta masa kerjanya terbilang tidak lama. Jadi misalnya, dia kerja dari 2001, otomatis pengabdiannya hanya empat tahun karena di atas 2005 tidak ada honorer lagi. Bukannya dihitung dari 2001 sampai 2014,\" beber Karo Hukum dan Komunikasi Informasi Publik (KIP) KemenPAN-RB Herman Suryatman. (**)
Seleksi CPNS Sebelum Pilpres
Sabtu 01-02-2014,11:52 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Sabtu 07-11-2026,17:40 WIB
Bengkulu Rawan Gempa dan Tsunami, PAPDI Diminta Perkuat Kesiapan Dokter Hadapi Bencana
Sabtu 07-11-2026,17:38 WIB
Hadapi Ancaman Bencana, Helmi Hasan Boyong Seluruh Bupati dan Wali Kota Bengkulu Temui Kepala BNPB
Sabtu 07-11-2026,17:37 WIB
Dua Jam Menunggu, Nasabah BNI Bengkulu Protes: Nomor Antrean Kalah oleh Panggilan Nama
Sabtu 07-11-2026,19:48 WIB
Unived Gelar SNASIKOM 2026 Secara Hybrid, Bahas Kedaulatan Kognitif di Era AI
Minggu 08-11-2026,13:11 WIB
7 Jenis Daun yang Dipercaya Membawa Keberuntungan dan Mendatangkan Rezeki, Nomor 5 Paling Populer
Terkini
Minggu 08-11-2026,13:21 WIB
Atlet Muaythai Kota Bekasi Sukses KO Peraih Medali Emas PON di Arena Pertandingan
Minggu 08-11-2026,13:11 WIB
7 Jenis Daun yang Dipercaya Membawa Keberuntungan dan Mendatangkan Rezeki, Nomor 5 Paling Populer
Minggu 08-11-2026,13:01 WIB
Porprov XV Jawa Barat 2026 Resmi Bergulir di Bekasi, 13.348 Atlet dari 27 Daerah Siap Bertanding
Minggu 08-11-2026,12:56 WIB
Pemkot Bengkulu Tuntaskan Bantuan Gempa untuk 117 KK, Rp375 Juta Dikembalikan ke Kas Negara
Minggu 08-11-2026,12:53 WIB