KEPAHIANG, BE - Hasil audit kerugian negara dalam dugaan korupsi kegiatan pengadaan Alat Kesehatan (Alkes) di 8 Pusat Kesehatan Desa (Puskesdes) tahun 2012 di Kepahiang dipastikan segera selesai dilakukan oleh Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Bengkulu. Nantinya audit tersebut akan diterima langsung oleh tim penyidik Kejaksaa Negeri (Kejari) Kepahiang. \"Kemungkinan besar dalam minggu ini kerugian negara dalam dugaan korupsi pengadaan Alkes bagi 8 Puskesdes tahun 2012 dengan total anggaran Rp 1,9 miliar dari BPKP sudah bisa kita terima,\" ujar Kajari Kepahiang, H Wargo SH melalui Kasi Pidsus Dodi Junaidi SH. Dikatakannya, sejauh ini pihaknya telah berkoordinasi langsung dengan BPKP. Kalau nantinya hasil perhitungan tersebut sudah diterima pihaknya, maka proses hukum terkait dugaan korupsi ini bisa sesegera mungkin dirampungkan. \"Jika audit BPKP sudah kita terima, maka kasus dugaan korupsi alkes ini bisa segera kita rampungkan segera,\" jelasnya. Disampaikan Dodi, dari hasil pemeriksaan sementara tim penyidik, kerugian negara yang dari hasil korupsi alkes ini mencapai Rp 0,5 Miliar. Namun, dalam proses hukum hasil perhitungan BPKP itulah yang digunakan. \"Jadi mau tidak mau kita harus menunggu pengiriman dari BPKP terlebih dahulu. Mudah-mudahan dalam minggu ini hasil perhitungan itu benar-benar kita terima,\" tandasnya. Sekedar mengingatkan, dalam dugaan korupsi kegiatan pengadaan Alkes bagi 8 Puskesdes se-Kabupaten Kepahiang tahun 2012 dengan total anggaran senilai Rp 1,9 M, tim penyidik Kejari telah menetapkan 3 tsk masing-masing mantan Kadinkes, Subi Utama MKes selaku KPA, Zulfianis selaku kontraktor dan Kamis (16/1) lalu Kepala Puskesmas Bukit Sari Kecamatan Kabawetan Johanes SKM MPh selaku Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK).(505)
Audit Korupsi Alkes Selesai
Kamis 30-01-2014,14:52 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 27-07-2026,19:36 WIB
Ketika Diam Menjadi Sinyal: Membaca Fenomena Silent Struggle dalam Perspektif Ilmu Komunikasi
Senin 27-07-2026,19:43 WIB
Kokok Yang Kalah Nyaring
Selasa 28-07-2026,13:11 WIB
Kapal Induk Giuseppe Garibaldi, Babak Baru Pertahanan Maritim RI
Selasa 28-07-2026,13:04 WIB
Prabowo Minta Kampus Siapkan SDM dan Riset Dukung B60 hingga Etanol
Selasa 28-07-2026,13:08 WIB
Memanfaatkan Warisan Bumi Guna Mendongkrak Ekonomi Warga Perbatasan
Terkini
Selasa 28-07-2026,16:25 WIB
Petani di Curup Utara Tewas Bersimbah Darah di Kebun, Polisi Selidiki Pelaku
Selasa 28-07-2026,16:23 WIB
Stok Pangan di Kota Bengkulu Aman, Pemkot Catat Konsumsi Rokok dan Kosmetik Meningkat
Selasa 28-07-2026,16:21 WIB
Fikri Thobari Didakwa Terima Rp2,5 Miliar, Jaksa Ungkap Modus Fee Proyek
Selasa 28-07-2026,16:12 WIB
Peringati Hari Koperasi ke-79, Dinkop UKM Kota Bengkulu Dorong Koperasi Bertransformasi Digital dan Tingkatkan
Selasa 28-07-2026,16:10 WIB