KOTA MANNA, BE – Besarnya tunggakkan gaji karyawan PDAM Tirta Manna hingga Rp mencapai 425 juta selama 5 bulan, sangat disesalkan DPRD BS. Menurut dewan, besarnya tunggakkan gaji ini diduga karena manajemen PDAM yang salah. Sebab itu Direktur PDAM harus bisa mengambil langkah tegas dan berani agar PDAM tidak selalu merugi. Junaidi SP, anggota Komisi B DPRD BS, mengingatkan jalan satu-satunya yang dapat diambil saat ini untuk mengurangi beban biaya di PDAM dengan mengurangi karyawan. Sebab dirinya menilai saat ini karyawan PDAM terlalu banyak sehingga pemasukan tidak sebanding dengan pengeluaran. “Harusnya Direktur PDAM tegas, jika besaran pengeluaran khususnya untuk membayar gaji karyawan daripada pemasukan yang diperoleh, maka karyawan harus dikurangi,” sarannya. Selain itu Junaidi menyatakan tidak menyetujui usulan Direktur PDAM yang menginginkan adanya subsidi anggaran dari Pemda untuk menaikan harga air. Pasalnya air PDAM ini hanya dinikmati oleh warga yang ekonominya menengah ke atas. Hal itu tentunya sangat tidak adil, sebab tiadk semua warga BS menikmati air PDAM tersebut. “Kalau PDAM terus disubsidi atau diberikan bantuan hibah, kapan mandirinya dan itu bukan langkah yang baik,” tandasnya. Hal senada disampaikan anggota Komisi B, Dra Nini Yudiarti Msi. Menurutnya dengan karyawan yang dimiliki PDAM sebanyak 38 orang, bukannya akan menguntungkan bagi PDAM itu sendiri, tetapi malah akan merugikan PDAM. Hal itu akan menambah beban biaya untuk membayar gaji PDAM. Seharusnya, sambung Nini, dengan konsumen PDAM yang hanya sekitar 3000 pelanggan, maka Direktur PDAM dapat mengurangi karyawannya. Karena dengan pelanggan yang sedikit itu, maksimal karyawan yang dibutuhkan pun sekitar 15 hingga 20 orang. “Kalau PDAM itu mau sehat kembali, lepaslah karyawan sebanyak 18 atau 20 orang, cukuplah PDAM itu dengan karyawan 15 hingga 20 orang saja, sebab jika jumlah karyawan terus dipertahankan, maka PDAM Manna akan selalu merugi dengan konsumen yang sekarang ini,” terangnya. Sebelumnya, Direktur PDAM Manna BS, Mirzan Efendi SSos mengaku gaji karyawan PDAM sudah menunggak 5 bulan. Hal ini disebabkan pemasukan tidak sebanding dengan pengeluaran. Dia pun berharap agar Pemda memberikan subsidi anggaran untuk biaya air PDAM agar tunggakkan gaji yang mencapai Rp 425 juta itu dapat segera teratasi.(369)
Karyawan PDAM Mesti Dikurangi
Selasa 28-01-2014,18:22 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Minggu 22-03-2026,14:54 WIB
Geliat Roda Ekonomi di Balik Arus Mudik: Antara Tradisi dan Potensi Kebijakan “Gerak Bersama"
Minggu 22-03-2026,14:56 WIB
Warga Membludak, Yasinan Massal di TPU Gunung Selan Kian Semarak
Minggu 22-03-2026,15:25 WIB
Pawai Obor Terangi Kota Manna
Minggu 22-03-2026,15:07 WIB
Puncak Arus Balik Diprediksi Terjadi pada 24 sampai 29 Maret 2026
Minggu 22-03-2026,16:59 WIB
Arus Balik Lebaran 2026 di JTTS Meningkat, HK Catat Lonjakan Hingga 50 Persen
Terkini
Minggu 22-03-2026,21:42 WIB
Hiburan Rakyat Persembahan Bupati Dipadati Warga Seluma
Minggu 22-03-2026,17:43 WIB
Garuda Indonesia Hentikan Operasional di Bandara Fatmawati Soekarno Bengkulu
Minggu 22-03-2026,17:09 WIB
Propam Polda Bengkulu Ingatkan Anggota Jaga Disiplin dan Maksimalkan Pelayanan ke Masyarakat
Minggu 22-03-2026,17:06 WIB
Akui Kesalahan Terdakwa Kasus Koripso Batubara Siap Kembalikan KN Rp159 M
Minggu 22-03-2026,17:02 WIB