BENGKULU, BE - Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Bengkulu tidak gentar dengan laporan Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Provinsi Bengkulu terkait penertiban atribut Partai Politik (Parpol). Hal tersebut ditegaskan Ketua Panwaslu Sugiharto, kemarin (21/1). Menurutnya, setiap operasi penertiban yang dilakukan tim gabungan Panwaslu, Komisi Pemilihan Umum (KPU), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bengkulu serta Dihubkominfo Kota Bengkulu selama sudah sesuai aturan. Sehingga pihaknya, katanya, Panwaslu sedikitpun tidak gentar dengan laporan yang dilakukan oleh pengurus Partai Hanura Provinsi Bengkulu. Lebih lanjut, dikatakan, Sugiharto, Parpol sendiri sudah diberikan peringatan agarmenurunkan sendiri alat perga kampanye yang melanggar aturan. Tapi peringatan tidak diindahkan, sehingga panitia yang melakukan penertiban. \"Tahapannya sudah jelas. Temuan kita di lapangan kita koordinasikan dengan pemerintah daerah. Lalu pemerintah mengirimkan surat peringatan, setelah diberi batas waktu tapi tidak diindahkan,\" ujarnya. Terkait klaim Pengurus DPD Partai Hanura Provinsi Panca Darmawan SH yang mangatakan baliho Wiranto-Hary Tanu di kawasan Pagar Dewa Kota Bengkulu tidak melanggar aturan, Sugiharto menyangkal hal tersebut. Ditegaskannya lagi, dalam aturan PKPU 15 tahun 2013 mengenai pemasangan atribut kampanye serta SK KPU Kota Bengkulu Nomor 68 soal zonasi pemasangan alat peraga kampanye, baliho tersebut jelas melanggar aturan. Sementara itu, komisioner Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinisi Bengkulu Ediansyah SH menyikapi Hanura yang melaporkan Panwaslu dan Sat Pol PP Kota ke pihak berwajib merupakan dinamika proses Pemilu. \"Panwaslu berkerja sesuai dengan landasanya yaitu perturan KPU, undang-undang Pemilu serta diperkuat dengan SK KPU. Jadi semuanya sudah jelas aturannya,\" jelas Ediansyah. Dijelaskan Ediansyah, kalaupun ada perserta pemilu yang merasa dirugikan atas penertiban, dapat melapor ke Penegakan Hukum Terpadu Pemilihan Umum (Gakumdu) yang terdiri dari kejaksaan, kepolisian dan Bawasalu. Semuanya, katanya, akan diproses di Gakumdu. Sementara itu, sebelumnya fungsionaris Partai Hanura Provinsi Bengkulu Panca Darmawan melaporkan Panwaslu dan Satpol PP Kota Bengkulu ke Polda Bengkulu. Namun kemudian, polisi menolak laporan tersebut, lalu menyarankan Hanura agar melapor ke Gakumdu. (320)
Panwaslu Tak Gentar Hadapi Hanura
Rabu 22-01-2014,16:30 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 10-04-2026,10:23 WIB
105 Perwira Dimutasi, Ini Daftar Nama dan Jabatan Baru di Polda Bengkulu
Jumat 10-04-2026,11:23 WIB
Pemkot Bengkulu Terapkan WFH Tiap Jumat, Wali Kota Ingatkan ASN Jangan Abaikan Pelayanan Publik
Jumat 10-04-2026,15:08 WIB
Kapolda Bengkulu Bagikan Nasi Kotak di Rutan, Tanamkan Harapan bagi Tahanan
Jumat 10-04-2026,15:03 WIB
Sidang Korupsi Tambang, Beby Hussy Bantah Terlibat Soal Perizinan
Jumat 10-04-2026,11:20 WIB
HIV di Bengkulu Capai 1.235 Kasus, Dinkes Perluas Layanan Pengobatan
Terkini
Jumat 10-04-2026,19:05 WIB
Oknum Mahasiswa Terciduk Edarkan Sabu di Kawasan Sekolah, Polisi Amankan 40 Paket Sedotan Merah
Jumat 10-04-2026,15:08 WIB
Kapolda Bengkulu Bagikan Nasi Kotak di Rutan, Tanamkan Harapan bagi Tahanan
Jumat 10-04-2026,15:03 WIB
Sidang Korupsi Tambang, Beby Hussy Bantah Terlibat Soal Perizinan
Jumat 10-04-2026,14:58 WIB
Pastikan Sejalan dengan Visi Nasional, Pemkab Mukomuko Tunggu Juknis KemenPPPA Terkait Hari Anak 2026
Jumat 10-04-2026,14:55 WIB