TUBEI,BE - Ditahun 2014 ini, Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Lebong kembali mengusulkan program Program Nasional Agraria (Prona) ke BPN RI. Jumlahnya sebanyak 2.200 persil. Jumlah tersebut menurun dibandingkan tahun lalu yang mencapai 3.150 persil. Kepala BPN Lebong Nur Rahmanto SH MEng melalui Kepala Subseksi Pendaftaran Hak, Rahmat Irianto mengaku tak tahu persis penyebab menurunnya usulan prona tersebut. \"Usulan tersebut dari pihak BPN pusat yang menentukannya. Kalau untuk penyebab menurunnya kuota prona ini saya tak tahu persis karena sifatnya kita dari kabupaten hanya menerima. Kuota dari pusat yang menentukannya dengan didanai dari dana APBN,\" kata Rahmat. Dikatakannya, prosedur dalam pembuatan sertifikat Prona atau legalisasi aset ini, dimulai dengan adanya permohonan dari desa ke pihak BPN untuk dilakukan verifikasi kelayakan atau tidak pemohon mengajukan usulan pembuatan Prona. \"Jadi sifatnya saat ini kita hanya menunggu dari pihak desa mengajukan usulan pembuatan prona. Kalau cepat desa mengusulkan maka cepat pula kita proses. Kita menunggu siapa yang paling cepat sekarang, mengingat kuota yang terbatas ini,\" katanya. Prona tersebut dilaksanakan secara gratis. Jika ada pungutan liar atas kepengurusan sertifikat prona ini agar kiranya warga melapor ke BPN atau pihak kepolisian. \"Kalau untuk kepengurusannya di BPN ini gratis tidak dipungut biaya sepeser pun. Hanya saja kalau untuk kepengurusan persyaratan di desa saya rasa tidak digratiskan. Tergantung dari kebijakan dari kades menetapkan berapa biaya administrasi. Mulai dari membeli materai, fotocopy serta biaya pengukuran tanah di lapangan. Tapi kalau di BPN murni tanpa ada biaya,\" tegasnya. Saat ini, BPN Lebong telah menerbitkan sekitar 3.150 sertifikat di 13 kecamatan. Semuanya sudah tuntas dibagikan ke selurih Kades. \"Kalau untuk sertifikat prona tahun lalu semuanya telah kita bagikan,\" pungkasnya.(777)
BPN Usulkan Prona 2.200 Persil
Sabtu 11-01-2014,17:10 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 18-09-2026,11:13 WIB
Layar 120 Hz di HP Rp1 Jutaan? Itel A200 Bisa Jadi Pilihan
Jumat 18-09-2026,10:47 WIB
94 Pengungsi Gempa NTT Meninggal, DPR Minta Pemerintah Segera Audit Pengungsian
Jumat 18-09-2026,11:01 WIB
Sekolah Rakyat Bakal Dibina 1.289 Kadet Unhan, Disiplin Siswa Jadi Misi Utama
Jumat 18-09-2026,10:53 WIB
Hari Jumat Tiba, Jangan Lewatkan 4 Amalan Ini dari Salawat hingga Doa
Jumat 18-09-2026,14:41 WIB
Perjalanan Terakhir Melvi, Relawan MBG yang Tak Pernah Sampai ke Tempat Kerja
Terkini
Jumat 18-09-2026,16:43 WIB
Tak Hanya Perkara Pidana, Hak Melvi sebagai Relawan MBG Juga Dikawal Kuasa Hukum
Jumat 18-09-2026,15:30 WIB
Pemkot Bengkulu Rancang Pemberdayaan Berbasis Potensi Lokal, 67 Kelurahan Bakal Punya Produk Unggulan
Jumat 18-09-2026,15:16 WIB
Wali Kota Bengkulu Dorong Pengelolaan Sampah Organik Jadi Maggot di Setiap Kelurahan
Jumat 18-09-2026,15:14 WIB
10 Tahun Menanti, Jalan Tanggul Rawa Makmur-Bentiring Akhirnya Diaspal Hotmix
Jumat 18-09-2026,14:41 WIB