ARGA MAKMUR, BE - Menindaklanjuti banyaknya ternak babi ada di Bengkulu Utara (BU) dan diduga pemasok terbesar. Wakil bupati BU, Ir Mi\'an mengatakan peternakan babi yang ada akan didata, terutama di Kecamatan Ketahun, Napal Putih, Arga Makmur, dan Giri Mulya. Wilayah itu selama ini menjadi target pemburuan serta untuk penjualan daging babi. Dikhawatirkan pemerintah daerah, terjadi penjualan oleh oknum tidak bertanggung jawab ke masyarakat umum. \"Pendataan itu merupakan salah satu pengawasan yang dilakukan pemerintah daerah,\" kata Mi\'an. Dalam waktu dekat ini, Kadis pertanian dan peternakan akan dipanggil terkait hal itu. Nantinya akan diteliti mengenai pemasarannya, dan tata cara ternak babi tersebut.\" Kalau nantinya ditemukan ilegal, peternakan babi itu kita tutup,\" terangnya. Peternakan dan penjualan babi harus memiliki izin sesuai dengan aturan yang berlaku. Dalam hal ini SKPD terkait harus memahami untuk perizinan yang dikeluarkan. Termasuk halnya cara pendistribusian ataupun pemotongan hewan pun juga harus memiliki lokasi khusus. \"Untuk beternak babi, apalagi menjual babi, itu harus jelas, harus memiliki surat izin dan pemotongan pun tidak bisa sembarangan,\" pungkas Mi\'an. Sementara itu, anggota DPRD BU, M Jaffry SIP mengatakan harus ada tim khusus dari pemerintah daerah untuk menangani perkembangbiakan ternak babi, maupun penjualan daging babi. Bila perlu segera bentuk tim investigasi untuk penelusuran pendistribusian babi. \"Pemerintah daerah harus punya tim untuk penertiban ternak babi liar dan penjualannya, dan segera harus ditindak tegas kalau memang ilegal,\" demikian Jaffry. (117)
Peternakan Babi Didata
Rabu 08-01-2014,17:22 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 27-07-2026,10:03 WIB
Daftar 26 Mahasiswa Baru S2 Ilmu Komunikasi Universitas Bengkulu yang Lulus Tes TPA dan Wawancara
Senin 27-07-2026,11:06 WIB
Sambut HUT RI ke-81, AMJ Gelar Turnamen Badminton Berhadiah Rp10 Juta
Senin 27-07-2026,19:36 WIB
Ketika Diam Menjadi Sinyal: Membaca Fenomena Silent Struggle dalam Perspektif Ilmu Komunikasi
Senin 27-07-2026,15:55 WIB
Waspada Kemarau, Damkar Kota Bengkulu Imbau Warga Tidak Membakar Lahan dan Sampah Sembarangan
Senin 27-07-2026,15:59 WIB
Audit BPKP Bergulir, Dugaan Korupsi Rp6,2 Miliar di Disparpora Kepahiang Terus Diusut
Terkini
Senin 27-07-2026,19:43 WIB
Kokok Yang Kalah Nyaring
Senin 27-07-2026,19:36 WIB
Ketika Diam Menjadi Sinyal: Membaca Fenomena Silent Struggle dalam Perspektif Ilmu Komunikasi
Senin 27-07-2026,16:10 WIB
Pria Mengaku Polisi Diduga Bawa Kabur Motor Warga di Selupu Rejang
Senin 27-07-2026,16:05 WIB
Fenomena 'Kotak Kosong' Masuk Desa, Ini Peta Aturan Baru Pilkades Serentak di Mukomuko
Senin 27-07-2026,16:03 WIB