TAIS, BE - Kendati telah disediakan lahan untuk pembangunan dua unit SMK baru di Desa Telatan Kecamatan Semidang Alas (SA) dan di Desa Pagar Agung Kecamatan Seluma Barat, program tersebut masih harus menunggu persetujuan DPRD Seluma. Pasalnya, dalam pembahasan KUA dan PPAS APBD 2014 telah diusulkan anggaran Rp 2,1 miliar untuk pembangunan sekolah tersebut. “Usulan dana telah kita masukkan. Tinggal menunggu pembahasan komisi di dewan saja lagi. Apakan disetujui atau tidak pembagunan ini, tergantung dewan,” kata Plt Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Seluma, Muksir Ibrahim SPd. Dijelaskannya, jika mendapat restu DPRD, maka pembangunan sudah bisa dipastikan dilakukan tahun ini. Pertengahan 2014 atau saat tahun ajaran baru, SMK-SMK tersebut akan menerima murid baru. Dikatakannya, SMK di Telatan sangat dibutuhkan, karena saat ini tamatan SMP di wilayah SA dan SAM tidak bisa tertampung di SMA terdekat. “Mengingat di kawasan itu b (elum ada SMK dan kebanyakan tamatan SMP harus sekolah jauh untuk bisa masuk SMK. Maka kita bangun di Telatan,” katanya.333)
2 SMK Baru Tunggu Persetujuan Dewan
Selasa 07-01-2014,18:30 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Sabtu 29-08-2026,12:42 WIB
Zulhas Targetkan Pembenahan Tata Kelola MBG Sebelum 20 Oktober 2026
Sabtu 29-08-2026,12:50 WIB
Kabut asap menguatkan ancaman ISPA
Sabtu 29-08-2026,12:53 WIB
Pembangkit Listrik Tenaga Surya 100 GWp Perkuat Ketahanan Energi Nasional
Sabtu 29-08-2026,12:48 WIB
Ekoenzim, Solusi Hemat dengan Limbah Bermanfaat
Sabtu 29-08-2026,12:39 WIB
Prabowo Minta BRIN Bangun Teknologi Desalinasi Penuhi Kebutuhan Air
Terkini
Sabtu 29-08-2026,16:04 WIB
Astra Motor Bengkulu Ajak Pelajar Asah Kreativitas di Media Sosial Lewat SMKreator
Sabtu 29-08-2026,16:02 WIB
AHM Buka Program Young School Influencer 2026, Pelajar Bisa Belajar Jadi Content Creator
Sabtu 29-08-2026,12:56 WIB
Industri Minyak Atsiri Indonesia Makin Wangi di Pasar Global
Sabtu 29-08-2026,12:53 WIB
Pembangkit Listrik Tenaga Surya 100 GWp Perkuat Ketahanan Energi Nasional
Sabtu 29-08-2026,12:50 WIB