BINTUHAN, BE– Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Kaur ditaget mengalami kenaikan Rp 12,6 miliar. Lebih tinggi dari tahun lalu, hanya memperoleh Rp 7,8 miliar. Sehingga ada kenaikan Rp 4,5 miliar lebih. \"Kita upayakan kenaikan PAD tahun ini, karena ada beberapa sumber dan potensi yang akan menjadi tambahan PAD Kaur,\" kata Kepala DPPKAD Kaur Drs Ersan Syafiri MM melalui Kabid pendapatan Merwan Thabrani SE, kemarin. Sumber PAD di tahun 2014 ini, kata Merwan, ada 8 jenis pajak dengan 15 objek pajak daerah yang diperkirakan sebesar Rp 2,9 miliar. Sementara ritribusi daerah diperkirakan sebesar Rp 5,1 miliar. Hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan yang bersumber dari bagian laba dari bank Bengkulu sebesar Rp 2,4 miliar. Selain itu juga bersumber dari lain-lain pendapatan asli daerah yang sah diperkirakan sebesar Rp 2 Miliar Lebih. \"Nampaknya PAD terbesar masih berasal dari retribusi daerah dengan 15 objek retibusi daerah yang diperkirakan mencapai Rp 5,1 miliar lebih, ini yang menjadi kenaikan PAD tahun ini,\" jelasnya. Namun demikian, lanjut Merwan, pihaknya juga akan melakukan perhitungan, bila masih ada potensi lain yang belum termasuk dalam alokasi dana tersebut. Saat ini masih ada potensi lain salah satunya rumah makan meski hanya sebagian kecil saja. Jika ditotalkan bisa mencapai Rp 200 juta. Selain itu, pihaknya juga menjelaskan peningkatan tersebut dari berbagai SKPD diantaranya Badan Lingkungan Hidup (BLH) lantaran ada ritribusi sampah, Dishubkominfo retribusi parkir, serta Disprindagkop dengan retribusi pasar. \"Harapan kita over target sehingga tahun 2015 mendatang target PAD bisa kita naikan lagi, kita akan terus berpacu dengan baik agar target PAD Rp 12 miliar bisa tercapai,\" jelasnya.(823)
Target PAD Rp 12,6 Miliar
Sabtu 04-01-2014,21:30 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 08-10-2026,10:20 WIB
Dr Tirta Ungkap Cara Naikkan Berat Badan Sehat, Ternyata Bukan Sekadar Banyak Makan
Kamis 08-10-2026,10:04 WIB
Tak Banyak yang Tahu, Plasma Darah Ternyata Jadi Bahan Baku Obat Hemofilia
Kamis 08-10-2026,09:58 WIB
Kasus Pencabulan Anak 5 Tahun Berujung Vonis Bebas, Ibu Korban Pertanyakan Keadilan
Kamis 08-10-2026,09:49 WIB
IHSG Terjun ke 6.146, Lonjakan Harga Minyak Jadi Pemicu
Kamis 08-10-2026,10:34 WIB
S1 Jurnalistik FISIP UNIB Gelar Seminar Nasional, Bahas Masa Depan Jurnalisme di Era AI
Terkini
Kamis 08-10-2026,15:23 WIB
Wali Kota Dedy Wahyudi Minta Pegawai Perumda Tirta Hidayah Solid dan Hindari Utang Berlebihan
Kamis 08-10-2026,15:19 WIB
Kinerja 1.875 PPPK Paruh Waktu Mukomuko Dievaluasi, Hasilnya Jadi Dasar Perpanjangan Masa Kerja
Kamis 08-10-2026,15:03 WIB
Dua Lahan Eks-HGU dan Satu Kawasan Hutan Dibahas dalam Rapat Reforma Agraria Mukomuko
Kamis 08-10-2026,13:50 WIB
Baru 38 Persen Jukir Perpanjang SPT, Bapenda Kota Bengkulu Beri Tenggat hingga 10 Oktober
Kamis 08-10-2026,13:15 WIB