IPUH, BE – Ratusan nelayan tradisional diwilayah Kecamatan Ipuh dan sekitarnya mengeluhkan zona perairan Ipuh, yang mulai dimasuki atau digarap oleh oknum nelayan dari daerah lain. Nelayan dari luar itu menggunakan kapal –kapal besar serta alat tangkap troul ataupun sejenis pukat harimau. Peristiwa itu terjadi, sejak dua hari lalu. Yang mengakibatkan nelayan Ipuh, mengalami kerugian. Dimana jaring dan pancing milik nelayan tradisional tersebut hilang yang diduga dibawa oleh pengguna pukat harimau. “ Dulu pernah ada perjanjian antara nelayan tradisional dengan nelayan yang telah menggunakan alat tangkap modern. Isinya tidak boleh melewati perairan Air Hitam atau Danau Dadangot Retak Ilir, Ipuh,” ungkap Ketua Pokmaswas Kecamatan Ipuh, Zulfikar. Ia menghawatirkan jika peristiwa itu terus terjadi, akan mengakibatkan situasi tidak kondusif. “ Kejadian ini salah satunya untuk memancing keributan,” katanya. Supaya nelayan Ipuh, tidak mengalami kerugian yang lebih besar dan terjadi keributan, pemda melalui dinas terkait tidak berdiam diri dan segera turun ke lapangan.“ Pemda jangan berdiam diri, bagi pengguna pukat harimau dan jika itu dilarang supaya diberikan tindakan tegas,” pungkas Zulfikar. (900)
Perairan Ipuh Dirambah Kapal Luar
Rabu 01-01-2014,10:10 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 30-10-2026,11:16 WIB
Divonis Kanker Payudara Stadium 1, Penyintas Ini Ceritakan Momen Paling Mengguncang
Jumat 30-10-2026,11:51 WIB
Ekspor Gas Indonesia Dipangkas, Singapura Justru Perkuat Kerja Sama Energi dengan Negara Lain
Jumat 30-10-2026,15:59 WIB
Mukomuko Punya Peta Indikatif Konservasi dan Stok Karbon, Ini yang Dibidik Pemkab
Jumat 30-10-2026,11:40 WIB
Ketum GP Ansor Dorong Kedaulatan Digital Indonesia di National Cybersecurity Connect 2026
Jumat 30-10-2026,11:47 WIB
Rayakan 1 Tahun Sekolah Rakyat, Kemensos Gelar Beragam Layanan Gratis
Terkini
Jumat 30-10-2026,16:08 WIB
Wali Kota Bengkulu Tandatangani Kerja Sama Bantuan Mobil Pemadam Kebakaran dari Kemendagri
Jumat 30-10-2026,15:59 WIB
Mukomuko Punya Peta Indikatif Konservasi dan Stok Karbon, Ini yang Dibidik Pemkab
Jumat 30-10-2026,15:57 WIB
Peningkatan Jalan Air Hitam–Teluk Bakung Masuk Program IJD, Pekerjaan Awal Ditandai Titik Nol
Jumat 30-10-2026,15:31 WIB