KEPAHIANG, BE - Kurang lebih 110 ribu hektar lahan dikawasan Hutan Lindung (HL) Bukit Daun di Kepahiang kritis. Sementara sebanyak 440 ribu lahan kritis lainnya juga terdapat diluar hutan kawasan. \"Lahan kritis di Kepahiang hingga saat ini mencapai 550 ribu hektar, dari jumlah ini 110 hektar berada dalam kawasan HL Bukit Daun dan di luar kawasan mencapai 440 ribu hektar,\" ujar Kepala BPDAS Ketahun, Ir Sumarsono MM belum lama ini. Dikatakannya, untuk meminimalisir lahan kritis ini, khususnya di Kepahiang. Pihaknya sudah menggalakkan gerakan rehabilitasi penghijauan dengan berbagai program kegiatan menanam. \"Dalam merealisasikan program-program ini kita terus berkerjasama dengan instansi terkait di Kabupaten Kepahiang ini, seperti halnya Dishutbun,\" jelasnya. Menurutnya, guna memaksimalkan fungsi lahan agar dapat mengurangi lahan kritis, pihaknya telah mendistribusikan ratusan ribu bibit tanaman keras. \"Seperti sengon, pala, bambang lanang dan beberapa jenis tanaman keras lainnya. Disamping itu kita juga ada program Kebun Benih Rakyat (KBR), dimana tahun ini terdapat 30 unit KBR yang dikelola oleh 30 Poktan dengan dana yang didistribusikan per Poktan senilai Rp 50 juta. Harapan kita masing-masing unit dapat memproduksi minimal 25 ribu bibit agar langsung bisa ditanam oleh anggota Poktan,\" jelasnya. Ditambahkannya, pihaknya menargetkan dengan gerakan rehabilitasi penghijauan dan KBR ini dapat meminimalisir lahan kritis, sehingga menjadi daerah yang hijau dan kelestarian lingkungan tetap terjaga. \"Disamping itu kita juga mengharapkan melalui program yang digalakkan ini dapat berpengaruh terhadap tingkat perekonomian masyarakat, dengan begitu dampak positif lebih banyak dicapai,\" tandasnya. Terpisah Kadis Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun) Kepahiang Ir Ris Irianto menyampaikan pihaknya juga terus berupaya untuk meminimalisir lahan kritis di Kepahiang. Salah satunya dengan menggalakkan penanaman sengon pada lahan terlantar. \"Antisipasi lahan kritis, kita sudah berikan bantuan bibit sengon kepada petani. Harapan kita bibit sengon ini bisa ditanam sehingga lahan yang ada bisa efektif kembali,\" jelasnya.(505)
Lahan HL Bukit Daun Kritis
Jumat 27-12-2013,19:22 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 27-07-2026,19:36 WIB
Ketika Diam Menjadi Sinyal: Membaca Fenomena Silent Struggle dalam Perspektif Ilmu Komunikasi
Senin 27-07-2026,10:03 WIB
Daftar 26 Mahasiswa Baru S2 Ilmu Komunikasi Universitas Bengkulu yang Lulus Tes TPA dan Wawancara
Senin 27-07-2026,11:06 WIB
Sambut HUT RI ke-81, AMJ Gelar Turnamen Badminton Berhadiah Rp10 Juta
Senin 27-07-2026,15:55 WIB
Waspada Kemarau, Damkar Kota Bengkulu Imbau Warga Tidak Membakar Lahan dan Sampah Sembarangan
Senin 27-07-2026,15:59 WIB
Audit BPKP Bergulir, Dugaan Korupsi Rp6,2 Miliar di Disparpora Kepahiang Terus Diusut
Terkini
Senin 27-07-2026,19:43 WIB
Kokok Yang Kalah Nyaring
Senin 27-07-2026,19:36 WIB
Ketika Diam Menjadi Sinyal: Membaca Fenomena Silent Struggle dalam Perspektif Ilmu Komunikasi
Senin 27-07-2026,16:10 WIB
Pria Mengaku Polisi Diduga Bawa Kabur Motor Warga di Selupu Rejang
Senin 27-07-2026,16:05 WIB
Fenomena 'Kotak Kosong' Masuk Desa, Ini Peta Aturan Baru Pilkades Serentak di Mukomuko
Senin 27-07-2026,16:03 WIB