CURUP, BE - Polres Rejang Lebong merilis kasus kejahatan pencurian dengan pemberatan (Curat) menjadi trend kejahatan yang mendominasi sepanjang tahun 2013, dari 13 macam jenis kejahatan. Persentasenya sebesar 18,5 persen atau sebanyak 103 kasus, menyusul kasus pencurian kendaraan bermotor dengan persentase 18 persen atau sebanyak 100 kasus. Hal itu diungkap Kapolres Rejang Lebong AKBP Edi Suroso SH dalam ceramah bertema wawasan kebangsaan, penegakan peraturan hukum dan upaya menciptakan keamanan kepada masyarakat, organisasi masyarakat dan prajurit di Aula Makodim 0409 Rejang Lebong, Jum\'at pagi (20/12). \"Untuk urutan ke 3 penganiayaan berat mencapai 11 persen atau 62 kasus disusul pencurian dengan kekerasan 9 persen atau sebanyak 54 kasus,\" ungkap Kapolres. Meski begitu, sambung Kapolres, kasus pencurian dengan kekerasan menjadi trend kejahatan yang paling meresahkan masyarakat. \"Kasus pencurian dengan kekerasan ini para pelaku tidak segan melukai korbannya untuk mendapatkan benda berharga, apalagi modus di jalan lintas Curup-Lubuklinggau kini telah berubah pola dari perampasan motor kini dengan cara gembos ban mobil yang melintas menggunakan paku berongga, kemudian menjarah barang berharga korban,\" kata Kapolres. Kapolres juga mengungkapkan beberapa tempat rawan kejahatan yang dijadikan oleh para pelaku untuk mengeksekusi korbannya. Jalan Sukowati, jalan MH Thamrin Kelurahan Air Rambai, jalan Suherman Kelurahan Talang Benih, Kelurahan Talang Rimbo, Kelurahan Air Bang dan Kelurahan Talang Ulu menjadi lokasi paling sering terjadi kejahatan Curat dan Curas di Kota Curup. \"Perampokan, pecah kaca mobil dan curanmor kerap terjadi di beberapa jalan tersebut, makanya kita memasang himbauan kepada masyarakat untuk tidak meningalkan barang berharga di dalam mobil,\" kata Kapolres. Selain itu Kelurahan Pelabuhan Baru, Kepala Siring, Karang Anyar dan Tempel Rejo sering terjadi kasus pencurian dengan pemberatan. \"Modus pencurian dengan cara membongkar rumah, kemudian pelaku menjarah harga benda di dalam rumah termasuk motor,\" ungkap Kapolres. Beberapa desa di jalan umum Curup-Lubuklinggau seperti Desa Pelalo, Desa Belitar, Tanjung Air, Kepala Curup, Simpang Beliti, Taba Padang dan Air Apo merupakan wilayah yang sangat rawan terjadi tindak pencurian dengan kekerasan. \"Kita sangat berharap peran serta masyarakat untuk ikut membantu menciptakan kondisi yang aman, karena seringnya terjadi tindak kejahatan telah berdampak terganggungnya aktifitas ekonomi dan sosial,\" kata Kapolres. (999)
Kapolres : Curat dan Curas Mendominasi
Sabtu 21-12-2013,13:30 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Minggu 19-04-2026,15:01 WIB
Produk Halal Jadi Kebutuhan Mendasar, Komisi VIII DPR RI Ingatkan Kesadaran Masyarakat dan Pelaku UMKM
Minggu 19-04-2026,13:43 WIB
Kesiapan Bengkulu Hadapi Ancaman Megathrust Terus Diperkuat Lewat Simulasi
Minggu 19-04-2026,19:33 WIB
Meski Tertunda, Pemprov Terus Genjot Kelanjutan Tol Bengkulu –Lubuklinggau
Minggu 19-04-2026,14:56 WIB
Pengelolaan Dana Haji Kian Transparan, DPR RI dan BPKH Paparkan Sistem Pengawasan Berlapis di Bengkulu
Minggu 19-04-2026,13:33 WIB
Gubernur Helmi Hasan Apresiasi Partai Kebangkitan Bangsa Lewat Dukungan Pembangunan
Terkini
Minggu 19-04-2026,19:43 WIB
Kue Bay Tat Resmi Jadi Warisan Budaya Tak Benda Indonesia 2025
Minggu 19-04-2026,19:33 WIB
Meski Tertunda, Pemprov Terus Genjot Kelanjutan Tol Bengkulu –Lubuklinggau
Minggu 19-04-2026,19:07 WIB
Luar Biasa! SPPG Padang Lebar Jadi Role Model Dapur Gizi Modern dan Ramah Lingkungan
Minggu 19-04-2026,19:01 WIB
Dari Lokal ke Digital, UMKM Bengkulu Selatan Siap Bersaing
Minggu 19-04-2026,15:01 WIB