Banner HONDA

UHC Kota Bengkulu Capai 100 Persen, Seluruh Warga Kini Terjamin Layanan Kesehatan

UHC Kota Bengkulu Capai 100 Persen, Seluruh Warga Kini Terjamin Layanan Kesehatan

Neli Hartati--

BENGKULUEKSPRESS.COM – Pemerintah Kota Bengkulu memastikan seluruh masyarakat telah mendapatkan perlindungan layanan kesehatan melalui program Universal Health Coverage (UHC). 

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Bengkulu, cakupan kepesertaan jaminan kesehatan di daerah tersebut kini telah menyentuh angka 100 persen.

Dengan capaian itu, seluruh warga Kota Bengkulu yang tercatat dalam administrasi kependudukan telah memiliki akses terhadap pelayanan kesehatan, baik di fasilitas kesehatan tingkat pertama maupun layanan rujukan.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bengkulu, Neli Hartati, menyampaikan bahwa keberhasilan tersebut merupakan bentuk keseriusan pemerintah daerah dalam menjamin hak kesehatan masyarakat secara merata.

Menurutnya, pemerintah terus berkomitmen menghadirkan pelayanan kesehatan yang mudah dijangkau tanpa membebani masyarakat dari sisi biaya pengobatan.

“Pemkot Bengkulu terus memastikan seluruh masyarakat mendapatkan perlindungan kesehatan yang layak dan pelayanan yang optimal,” ujar Neli.

Ia menjelaskan, berdasarkan data terbaru, jumlah penduduk Kota Bengkulu yang telah terdaftar dalam program jaminan kesehatan mencapai 407.843 jiwa. Seluruhnya telah masuk dalam cakupan kepesertaan aktif.

BACA JUGA:Gelar Walikota Cup 2026, Pemkot Bengkulu Siapkan Kompetisi Minisoccer Antar Instansi dan Pelajar

BACA JUGA:Satgas BUMN dan Lanal Bengkulu Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Lebong

Keberhasilan mencapai UHC penuh ini juga didukung kolaborasi berbagai pihak dalam pembiayaan program jaminan kesehatan. 

Sumber pendanaan berasal dari pemerintah pusat melalui APBN, dukungan APBD Kota Bengkulu, serta kontribusi peserta dari sektor pekerja dan peserta mandiri.

Selain memastikan cakupan tetap terjaga, Dinas Kesehatan juga terus melakukan pemutakhiran data kependudukan dan kepesertaan secara berkala. 

Langkah tersebut dilakukan agar masyarakat yang mengalami perubahan data, penduduk baru, maupun perubahan status kepesertaan tetap terakomodasi dalam sistem jaminan kesehatan.

Dinkes Kota Bengkulu turut mengimbau masyarakat untuk rutin memperbarui administrasi kependudukan agar pelayanan kesehatan dapat diakses dengan lancar sesuai ketentuan yang berlaku.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: