KAMPUNG MELAYU, BE - Tim penertiban bangunan yang melanggar Garis Sempadan Pagar (GSP) dan Garis Sempadan Bangunan (GSB) di sepanjang Jalan RE. Martadinata Kota Bengkulu, membatalkan rencana pengukuran, penandaan sekaligus eksekusi bangunan yang melanggar. Dengan adanya penundaan ini diharapkan warga dapat membongkar sendiri bangunannya. Lurah Kandang, Yumiriani SSos saat dikonfirmasi mengatakan, penundaan itu karena banyak warga yang masih belum menerima pembongkaran. \"Penertiban dipending dulu, sampai Dinas Tata Kota memberikan keputusan lagi kapan eksekusi akan dilakukan kembali,\" tandas lurah. Sementara itu Kepala Dinas Tata Kota dan Pengawas Bangunan, Ir Yalinus saat dikonfirmasi membantah telah menunda penertiban itu. \"Bukanya penertiban kita pending, tapi tim masih melihat reaksi masyarakat yang mau membongkar sendiri,\" tegas mantan Kepala Bidang Pembangunan Bappeda Kota itu. Ia sendiri tak menyebutkan sampai kapan batas toleransi pembongkaran itu, namun jika dengan waktu yang telah diberikan itu tidak ada reaksi masyarakat untuk membongkar bangunanya, maka tim akan melakukan eksekusi bangunan tanpa ada toleransi lagi. Seperti diketahui penertiban bangunan di kawasan Jalan RE Marthadinata gagal dilakukan setelah mendapatkan peralawanan dari warga pemilik bangunan. Terlebih warga mengakui tidak pernah ada disosialisasikan dan diperingatkan, baik secara lisan maupun tertulis tentang bangunan yang melanggar itu. (247)
Warga Diminta Bongkar Sendiri
Rabu 18-12-2013,11:37 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 12-06-2026,12:41 WIB
Sering Bingung Saat Menyusun Skripsi? Ruang Tuntas Siapkan Pendampingan dan Mentor Berpengalaman
Jumat 12-06-2026,13:13 WIB
Pemkot Bengkulu Ajak Masyarakat Semarakkan Festival Tabut 2026, Siap Hadirkan Beragam Atraksi Budaya
Jumat 12-06-2026,10:45 WIB
Pendaftaran AHM Best Student 2026 Dibuka, Astra Motor Bengkulu Ajak Gen Z Ciptakan Inovasi untuk Negeri
Jumat 12-06-2026,11:57 WIB
Gedung Dispora Bengkulu Selatan Rusak Parah, ASN Khawatir Keselamatan Kerja
Jumat 12-06-2026,10:58 WIB
Beli Motor Honda Kini Lebih Mudah Lewat Aplikasi Motorku X
Terkini
Jumat 12-06-2026,22:34 WIB
Terkait Kasus Dugaan Investasi Bodong, PT Pelabuhan Tanjung Priok Berikan Klarifikasi
Jumat 12-06-2026,17:55 WIB
Kasus Dugaan Penggelapan Dana CV Mandiri Sejahtera, SOP dan Laporan Keuangan Perusahaan Dipertanyakan
Jumat 12-06-2026,17:52 WIB
Wakapolda Bengkulu Cek Kesiapan Pasukan dan Peralatan Dalmas, Tegaskan Pengamanan Aksi Harus Humanis
Jumat 12-06-2026,17:43 WIB
Korban Dugaan Investasi Bodong Capai Ratusan Orang, Terlapor Belum Diamankan
Jumat 12-06-2026,17:41 WIB