KAMPUNG MELAYU, BE - Tim penertiban bangunan yang melanggar Garis Sempadan Pagar (GSP) dan Garis Sempadan Bangunan (GSB) di sepanjang Jalan RE. Martadinata Kota Bengkulu, membatalkan rencana pengukuran, penandaan sekaligus eksekusi bangunan yang melanggar. Dengan adanya penundaan ini diharapkan warga dapat membongkar sendiri bangunannya. Lurah Kandang, Yumiriani SSos saat dikonfirmasi mengatakan, penundaan itu karena banyak warga yang masih belum menerima pembongkaran. \"Penertiban dipending dulu, sampai Dinas Tata Kota memberikan keputusan lagi kapan eksekusi akan dilakukan kembali,\" tandas lurah. Sementara itu Kepala Dinas Tata Kota dan Pengawas Bangunan, Ir Yalinus saat dikonfirmasi membantah telah menunda penertiban itu. \"Bukanya penertiban kita pending, tapi tim masih melihat reaksi masyarakat yang mau membongkar sendiri,\" tegas mantan Kepala Bidang Pembangunan Bappeda Kota itu. Ia sendiri tak menyebutkan sampai kapan batas toleransi pembongkaran itu, namun jika dengan waktu yang telah diberikan itu tidak ada reaksi masyarakat untuk membongkar bangunanya, maka tim akan melakukan eksekusi bangunan tanpa ada toleransi lagi. Seperti diketahui penertiban bangunan di kawasan Jalan RE Marthadinata gagal dilakukan setelah mendapatkan peralawanan dari warga pemilik bangunan. Terlebih warga mengakui tidak pernah ada disosialisasikan dan diperingatkan, baik secara lisan maupun tertulis tentang bangunan yang melanggar itu. (247)
Warga Diminta Bongkar Sendiri
Rabu 18-12-2013,11:37 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 28-08-2026,15:15 WIB
Pernah 7 Tahun di Curup, Ketua PT Bengkulu Djaniko Girsang: “Seperti Pulang Kampung”
Jumat 28-08-2026,15:03 WIB
Pemutihan Pajak Kendaraan di Bengkulu Diperpanjang, Warga Punya Waktu hingga 30 September
Jumat 28-08-2026,15:05 WIB
Jamsostek Award 2026: Helmi Hasan Dorong Perlindungan Pekerja Bengkulu Makin Luas
Jumat 28-08-2026,16:04 WIB
Ribuan Jamaah Gema Salawat untuk Negeri di Masjid Raya Baitul Izzah Bengkulu
Jumat 28-08-2026,15:00 WIB
Kasus Campak di Kota Bengkulu Capai 51 Kasus, Dinkes Dorong Penguatan Imunisasi
Terkini
Sabtu 29-08-2026,12:56 WIB
Industri Minyak Atsiri Indonesia Makin Wangi di Pasar Global
Sabtu 29-08-2026,12:53 WIB
Pembangkit Listrik Tenaga Surya 100 GWp Perkuat Ketahanan Energi Nasional
Sabtu 29-08-2026,12:50 WIB
Kabut asap menguatkan ancaman ISPA
Sabtu 29-08-2026,12:48 WIB
Ekoenzim, Solusi Hemat dengan Limbah Bermanfaat
Sabtu 29-08-2026,12:42 WIB