BINTUHAN, BE- Jaringan listrik menuju Kota Bintuhan menggunakan jalur khusus. Jalur tersebut berbeda dengan jaringan yang ada di wilayah Padang Guci, serta beberapa Kecamatan lain termasuk Semidang Gumay dan Kaur Tengah. Hal ini dilakukan untuk menghindari adanya gangguan yang tidak diinginkan. \"Ini kita lakukan meminimalisir gangguan dan pemadaman paksa. Jalur Bintuhan langsung dari penyulang Raflesia dengan nama penyulang ekspress Bintuhan, ini kita buat agar menghindari gangguan kecuali badai dan hujan lebat,\" kata Manager PLN Rayon Bintuhan, Drs Nursiwan, kemarin. Khusus Kota Bintuhan menggunakan kabel tegangan rendah tipe menengah dengan tiang 11 meter menggunakan kabel yang lebih besar dari kabel lainnya. Jalur tersebut bebas pemotongan dan hambatan langsung dikirim ke gardu induk Kota Bintuhan menerima suplay hingga ke Gardu Bintuhan. \"Kemudian dari gardu Bintuhan akan menyambung atau pendistribusian ke Maje hingga Nasal dan Kota Bintuhan serta beberapa kecamatan lain, hanya saja Kota Bintuhan yang berbeda,\" katanya. Sementara itu, untuk wilayah Padang Guci menggunakan jalur khusus yang didistribusi dari kabel penyulang kedurang kabupaten BS yang dialirkan menuju padang guci. Jalur tersebut berbeda dengan jalur Kota Bintuhan yang menggunakan jalur khusus. Kedua jalur tersebut masing masing rawan dengan gangguan, hal ini salah satunya disebabkan banyaknya tanam tumbuh yang berada disekitar jaringan sehingga menyebabkan bila cuaca buruk kerap mengalami gangguan. \"Kita juga rutin melakukan pembersihan jaringan salah satunya dengan melakukan tebang tebas pepohonan. Namun yang namanya pohon paling lama 3 minggu akan kembali besar lagi,\" jelasnya.(823) BINTUHAN, BE- Jaringan listrik menuju Kota Bintuhan menggunakan jalur khusus. Jalur tersebut berbeda dengan jaringan yang ada di wilayah Padang Guci, serta beberapa Kecamatan lain termasuk Semidang Gumay dan Kaur Tengah. Hal ini dilakukan untuk menghindari adanya gangguan yang tidak diinginkan. \"Ini kita lakukan meminimalisir gangguan dan pemadaman paksa. Jalur Bintuhan langsung dari penyulang Raflesia dengan nama penyulang ekspress Bintuhan, ini kita buat agar menghindari gangguan kecuali badai dan hujan lebat,\" kata Manager PLN Rayon Bintuhan, Drs Nursiwan, kemarin. Khusus Kota Bintuhan menggunakan kabel tegangan rendah tipe menengah dengan tiang 11 meter menggunakan kabel yang lebih besar dari kabel lainnya. Jalur tersebut bebas pemotongan dan hambatan langsung dikirim ke gardu induk Kota Bintuhan menerima suplay hingga ke Gardu Bintuhan. \"Kemudian dari gardu Bintuhan akan menyambung atau pendistribusian ke Maje hingga Nasal dan Kota Bintuhan serta beberapa kecamatan lain, hanya saja Kota Bintuhan yang berbeda,\" katanya. Sementara itu, untuk wilayah Padang Guci menggunakan jalur khusus yang didistribusi dari kabel penyulang kedurang kabupaten BS yang dialirkan menuju padang guci. Jalur tersebut berbeda dengan jalur Kota Bintuhan yang menggunakan jalur khusus. Kedua jalur tersebut masing masing rawan dengan gangguan, hal ini salah satunya disebabkan banyaknya tanam tumbuh yang berada disekitar jaringan sehingga menyebabkan bila cuaca buruk kerap mengalami gangguan. \"Kita juga rutin melakukan pembersihan jaringan salah satunya dengan melakukan tebang tebas pepohonan. Namun yang namanya pohon paling lama 3 minggu akan kembali besar lagi,\" jelasnya.(823)
Jaringan Listrik Dirubah
Selasa 17-12-2013,22:00 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 06-08-2026,21:05 WIB
Jangan Asal Miring, Ini Tips Menikung yang Aman Saat Berkendara
Kamis 06-08-2026,21:12 WIB
Astra Motor Buka Lowongan Unit Warehouse Administrator, Simak Syaratnya
Jumat 07-08-2026,14:09 WIB
Bupati Lebong Ajak ASN Wujudkan Ekonomi Hijau dan Transformasi Digital untuk Percepatan Pelayanan Publik
Jumat 07-08-2026,14:41 WIB
Dikbud Kota Bengkulu Larang Sekolah Pungut Biaya Lomba HUT RI, Orang Tua Diminta Segera Melapor
Jumat 07-08-2026,15:50 WIB
Dipecat, Tak Dapat Pesangon hingga BPJS, Mantan Guru SDIT Rabbani Resmi Lapor Disnaker Bengkulu
Terkini
Jumat 07-08-2026,15:53 WIB
Semarak HUT Ke-81 RI, Pemkot Bengkulu Bagikan 5.000 Bendera Merah Putih untuk Warga
Jumat 07-08-2026,15:52 WIB
12 Tahun Mengabdi, Guru SDIT Rabbani Mengaku Dipecat Tanpa Pesangon: "Saya Hanya Minta Hak Saya"
Jumat 07-08-2026,15:50 WIB
Dipecat, Tak Dapat Pesangon hingga BPJS, Mantan Guru SDIT Rabbani Resmi Lapor Disnaker Bengkulu
Jumat 07-08-2026,15:12 WIB
Pancaroba Tingkatkan Risiko DBD dan ISPA, Warga Kota Bengkulu Diimbau Tingkatkan Kewaspadaan
Jumat 07-08-2026,14:44 WIB