KEPAHIANG, BE - Karyawan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Alami Kepahiang berinisial Za (37) terpaksa berurusan dengan polisi. Ini setelah warga Kelurahan Padang Lekat, Esi (38) melakukan protes atas tagihan pemakaian air membengkak. Saat komplain disampaikan di kantor PDAM, Za tersingguang kepada Esi, lantas diantara keduanya terjadi keributan hingga tangan Esi terkilir. \"Tagihan yang dikeluarkan PDAM dianggap tidak wajar. Sehingga Esi dan suminya bernama Halim komplain ke kantor PDAM. Namun menurut pengakuan Halim dan Esi, waktu di PDAM langsung bertemu salah satu karyawan dan menyampaikan komplain atas tagihan PDAM. Waktu itu karyawan PDAM yang ditemui bersedia membalikkan uang yang telah dibayarkan,\" ujar rekan korban Joni (35) yang turut mengantar Halim ke Mapolsek Kepahiang, kemarin. Dikatakannya, waktu komplain tersebut dua hari lalu itu, Halim menduga yang menyebabkan tagihan membengkak akibat kesalahan tukang catat. Sehingga waktu itu dia bertanya kepada karyawan PDAM yang pertama kali ditemuinya perihal siapa tukang catat PDAM. \"Karyawan itu menjawab tukang catat bernama Zainal, setelah itu karyawan yang duduk di belakang langsung menjawab saya Zainal sambil menepuk dada, dan kemudian terjadilah keributan yang berujung pada tangan kiri isterinya terkilir,\" jelasnya. Terpisah, Kapolres Kepahiang AKBP Sudarno SSos MH Melalui Kapolsek Kepahiang Iptu Tatar Ihsan SH membenarkan menerima laporan pelanggan PDAM ini. Hanya saja mengenai kasus ini pihaknya masih menganjurkan untuk diselesaikan secara kekeluargaan saja. \"Tangan istrinya terkilir karena terjatuh pas waktu bersitegang. Kita masih upayakan kasus ini diselesaikan secara kekeluargaan saja oleh kedua belah pihak, karena inti dalam kasus ini misskomunikasi saja,\" jelas Kapolsek Sementara itu, Direktur PDAM Tirta Alami Kepahiang, Karmolis Merigi ST dikonfirmasi membenarkan telah terjadi keributan antara pelanggan dan salah satu pegawainya tersebut. Menurutnya, seharusnya karyawanya tersebut tidak langsung emosi mendegar komplain dari pelanggan tersebut. \"Kita sangat meyayangkan sekali peritiwa ini, padahal kalau kita yang salah melakukan pencatatan penagihan pasti kita kembalikan uangnya kepada pelanggan. Aturanya dalam kasus ini diselesaikan dengan pikirian jernih dahulu tanpa harus emosi,\" katanya. Dikatakannya, terkait kasus ini walaupun sudah didamaikan oleh pihak kepolisian, pihaknya tetap akan memberikan sanksi kepada kelalain karyawan PDAM apabila memang terbukti bersalah. \"Adanya kasus ini akan menjadi PR bagi kita selaku manajemen PDAM. Dan kita juga akan berikan sanksi apabila ada karyawan kita yang lalai,\" jelasnya. (505)
Petugas PDAM Dipolisikan
Sabtu 07-12-2013,14:40 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 21-09-2026,18:29 WIB
Penataan Parkir di Pasar Panorama Bengkulu Berujung Kesepakatan, Titik 28 dan 29 Tak Lagi Tumpang Tindih
Senin 21-09-2026,15:59 WIB
Pelindo Regional 2 Bengkulu Benahi Jalan Pelabuhan, Dukung Kelancaran Arus Logistik
Senin 21-09-2026,18:28 WIB
Polda Bengkulu Tangkap Dua Bidan, Diduga Jalankan Bisnis Suntik Putih Ilegal Selama Tiga Tahun
Senin 21-09-2026,16:08 WIB
Inovasi BALADEWA Pemkot Bengkulu: Lahir di RSUD Tino Galo, Bayi Pulang Bawa Dokumen Kependudukan Lengkap
Senin 21-09-2026,16:03 WIB
Pemkot Bengkulu Kebut Program Seribu Jalan Mulus, Puluhan Ruas Jalan Lingkungan dan Poros Mulai Digarap
Terkini
Selasa 22-09-2026,15:31 WIB
Tekan Risiko Stunting, Baznas Kota Bengkulu Salurkan Paket Pangan Bergizi
Selasa 22-09-2026,15:24 WIB
Vendor Diminta Penuhi Jaminan Sosial Pekerja Outsourcing di Mukomuko
Selasa 22-09-2026,15:22 WIB
Bantu Administrasi Guru, Disdikbud Mukomuko Siapkan Laptop untuk 73 Sekolah
Selasa 22-09-2026,12:25 WIB
Tekan Biaya Penerbangan Haji, Kemenhaj Buka Opsi Ganti Maskapai
Selasa 22-09-2026,12:18 WIB