UJAN MAS, BE - Peternakan ayam warga di Desa Tanjung Alam Kecamatan Ujan Mas, Kepahiang terserang virus newcastle disease (ND) atau tetelo. Akibatnya, kemarin (1/12) 20 ekor ayam mati mendadak. Kepala Peternakan dan Perikanan (Disnakan) Kepahiang, Ir Romlan A Ghani melalui Kabid Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner (Keswan dan Kesmavet) Hernawan mengatakan, pihaknya sudah mengecek langsung perihal ayam warga yang mati mendadak tersebut. \"Awalnya warga menduga ini akibat flu burung, namun setelah kita lakukan pengecekan penyebabnya adalah virus ND atau tetelo,\" katanya kemarin. Dikatakannya, virus ND atau tetelo merupakan serangan pada ayam yang cukup dikenal. Biasanya gejala klinis yang tampak seperti terkena pilek, yakni hidung berair dan tersumbat, mengorok, sayap turun terkulai, kaki terseret, sampai kepala terkulai atau melipat. \"Jika menemui gejala-gejala ternak unggas seperti ini, laporkan saja pada Disnakan dan akan kami cek langsung ke lokasi. Ini untuk mengatisipasi, jangan sampai ada virus ini ataupun flu burung,\" jelasnya. Menurutnya, sebagai langkah awal pihaknya menanggapi virus ND atau tetelo ini dengan melakukan langkah melakukan penyemprotan dan menguburkan ayam yang sudah mati. \"Antisipasi yang harus dilakukan jika mendapati ayam mati mendadak yakni ayam yang mati harus dikubur. Kemudian, kandangnya disemprot agar lebih steril dari virus,\" terangnya. Salah seorang peternak ayam di Dusun Kepahiang Radit (27) mengungkapkan, setiap kondisi cuaca yang sering turun hujan mengakibatkan beberapa ayam miliknya juga terserang penyakit seperti tetelo itu. Hanya saja sebagai antisipasinya, dirinya sudah memberikan vitamin tambahan bagi unggas miliknya. \"Belajar dari pengalaman sebelumnya, musim hujan memang membuat fisik ayam lemah. Sehingga selama musim hujan ini ayam ternak saya rutin diberikan vitamin agar tetap sehat,\" ujarnya.(505)
Puluhan Ayam Mati Mendadak
Senin 02-12-2013,16:30 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 21-04-2026,19:05 WIB
Diduga Tersengat Listrik, Pemuda Bengkulu Utara Meninggal Tragis
Selasa 21-04-2026,13:00 WIB
Apropi Gelar Pelatihan Pestisida Terbatas Untuk Petani Seluma
Selasa 21-04-2026,18:26 WIB
Pansus DPRD Kota Bengkulu Genjot Pembenahan Sistem Parkir untuk Maksimalkan PAD
Selasa 21-04-2026,18:37 WIB
Target Operasional Mundur, 25 Gerai Koperasi Merah Putih di Bengkulu Capai Progres di Atas 50 Persen
Selasa 21-04-2026,18:17 WIB
Festival Batik Besurek 2026: Dari Panggung Budaya ke Mesin Penggerak Ekonomi Bengkulu
Terkini
Rabu 22-04-2026,11:31 WIB
SYLA, ISTRIKU DARI MASA DEPAN
Selasa 21-04-2026,19:09 WIB
BPBD Bengkulu Selatan Siapkan Call Center Bencana, Permudah Laporan Masyarakat
Selasa 21-04-2026,19:05 WIB
Diduga Tersengat Listrik, Pemuda Bengkulu Utara Meninggal Tragis
Selasa 21-04-2026,18:54 WIB
Tertidur di Bus, Remaja 19 Tahun Diduga Jadi Korban Pelecehan oleh Oknum Kernet
Selasa 21-04-2026,18:51 WIB