KEPAHIANG, BE - Anggaran program mensukseskan penilaian Adipura di Kepahiang tahun 2014 mendatang diusulkan Rp 250 juta oleh Badan Lingkungan Hidup Kebersihan dan Pertamanan (BLHKP). Usulan tersebut kini sudah masuk ke Badan Anggaran (Banggar) DPRD. \"Usulan tersebut dengan item kegiatan koordinasi kota sehat atau Adipura senilai Rp 250 juta. Rinciannya, belanja langsung Rp 117 juta serta belanja barang dan jasa senilai Rp 132 juta. Saat ini, pembahasan dengan BLHKP belum sampai ke sana,\" kata anggota Banggar H Zainal SSos MSi, kemarin. Dikatakannya, pihaknya memastikan bakal memangkas anggaran koordinasi kota sehat yang diusulkan tersebut. Pasalnya, dinilai terjadi ketidakseimbangan anggaran, sehingga diperkirakan dalam perjalannya tidak akan efisien sebagaimana yang ditargetkan. \"Pemangkasan kemungkinan dilakukan pada belanja langsung, karena berdasarkan perhitungan kami untuk belanja langsung idealnya senilai Rp 30 juta bukan senilai Rp 117 juta. Kita menilai juga anggaran itu mayoritas diperuntukkan pembayaran honor terkait Adipura,\" jelasnya. Menurutnya, untuk item belanja barang dan jasa terkait usulan adipura ini kemungkinan akan ditambah. Kalau mengacu pada perhitungan idealnya senilai Rp 150 juta. \"Diusulankan cuma Rp 132 juta, dengan begitu bisa jadi nantinya pada saat pembahasan akan ditambah. Mengacu dari perhitungan itu artinya anggaran yang dibutuhkan sekitar Rp 180 juta,\" tegasnya. Terpisah, Kepala BLHKP Kepahiang Idrus SSos mengakui usul anggaran tersebut. Dana sebesar tersebut, katanya, untuk keperluan memenangi penilaian Kota Kepahiang sebagai kota bersih dan sehat oleh pemerintah pusat. Katanya, dengan dana itu berbagai persiapan harus dilakukan, terlebih lagi penilaian adipura itu sendiri sudah memasuki tahap kedua. \"Tanggungjawab kita dalam adipura ini terbilang berat, mengingat kita harus mempertahankan penghargaan yang telah diraih,\" tandasnya. (505)
Dewan Pangkas Dana Adipura
Jumat 29-11-2013,13:45 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Minggu 26-07-2026,12:16 WIB
Jurusan Kehutanan UNIB Dampingi Petani Hutan, Ubah Limbah Kulit Kopi Menjadi Produk Bernilai Ekonomi
Minggu 26-07-2026,15:23 WIB
Festival Pantai Panjang 2026 Dongkrak Penjualan, Ratusan UMKM Raup Manfaat Ekonomi
Minggu 26-07-2026,15:26 WIB
20 Ribu Penari Pecahkan Rekor Dunia, "Bengkulu Menari" Ukir Sejarah di Festival Pantai Panjang 2026
Minggu 26-07-2026,15:21 WIB
Damkar Bengkulu Minta Masyarakat Hentikan Pembakaran Sampah di Musim Angin Kencang
Minggu 26-07-2026,15:19 WIB
Antrean Truk Sawit PT KAS Mengular di Jalan Nasional, Warga Teramang Jaya Minta Polres Mukomuko Turun Tangan
Terkini
Minggu 26-07-2026,15:26 WIB
20 Ribu Penari Pecahkan Rekor Dunia, "Bengkulu Menari" Ukir Sejarah di Festival Pantai Panjang 2026
Minggu 26-07-2026,15:23 WIB
Festival Pantai Panjang 2026 Dongkrak Penjualan, Ratusan UMKM Raup Manfaat Ekonomi
Minggu 26-07-2026,15:21 WIB
Damkar Bengkulu Minta Masyarakat Hentikan Pembakaran Sampah di Musim Angin Kencang
Minggu 26-07-2026,15:19 WIB
Antrean Truk Sawit PT KAS Mengular di Jalan Nasional, Warga Teramang Jaya Minta Polres Mukomuko Turun Tangan
Minggu 26-07-2026,12:16 WIB