TUBEI,BE - Banyaknya persoalan pekerjaan jalan di Kabupaten yang tak tuntas, kembali mendapat sorotan dari Wakil Bupati Panca Wijaya. Terlebih saat ini terkesan banyak pihak saling menyalahkan, bukannya mencari solusi dan menyelesaikan masalah itu. Untuk itu, Wakil Bupati Panca Wijaya meminta agar pihak terkait tidak mencari \'kambing hitam\' (menyalahkan orang lain). \"Tidak ada waktu lagi untuk saling menyalahkan. Tidak usahlah kita mencari kambing hitam disini, tapi kita pikirkan bagaimana cara kita mencari solusi dalam persoalan tersebut,\" ungkap Wakil Bupati Panca Wijaya kepada BE kemarin. Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Lebong Drs Dalmuji Suranto mengatakan sampai saat ini masih belum terlihat adanya tanda Kontraktor mengerjakan pembanguan jalan di sembilan titik proyek bermasalah. Parahnya, tak ada satupun alat berat dan pekerja terlihat berada dilokasi proyek tersebut. Padahal para Kontraktor sebelumnya telah berjanji menyelesaikan pekerjaan tersebut. Dinas Pekerjaan Umum sebelumnya sudah melakukan Show Cause Meeting (SCM) atau menegur sebanyak 3 kali terhadap kontraktor proyek pembanguan/ peningkatan jalan bermasalah. Proyek bermasalah itu diantaranya Jalan Talang ulu-tanjung Agung- Danau, Proyek pembangunan/ Peningkatan jalan Muara Aman-Payambik, Proyek pembangunan/peningkatan Jalan Bungin dan proyek jalan Semelako-Danau Liang. \"Secara aturan kita sudah menegur Kontraktor, bahkan pada tanggal 8 November dilakukan SCM ke - 3 atau terakhir dengan kontraktor. Pada saat SCM tersebut kita juga berupaya mencari solusi agar jalan tersebut selesai dengan mencari pihak ke III yang dapat membantu pekerjan kontraktor pelaksana. Kenyataanya apa yang kita usulkan tersebut tidak juga dilakukan,\" kata Dalmuji. Dijelaskan Dalmuji, saat Dinas PU masih menunggu kajian teknis dari PPTK dan Kabid Bina Marga. Jika memang tidak memungkinkan proyek jalan itu dikerjakan, sanksi denda bisa dikenakan pada kontraktor. Berupa denda Sebesar 5 Persen dari kontrak maupun denda 1 per mil setiap hari dari keterlambatan pengerjaan. \"Kalau memang pihak ketiga tidak bisa menyelesaikan pekerjaan, maka jalan terakhir akan kita berlakukan denda. Karena kita dari Dinas PU sudah bekerja sesuai dengan aturan,\" jelas Dalmuji. Sayangnya, kontraktor dan donatur proyek yakni dr Da hingga saat ini belum bisa di wawancarai terkait persoalan proyek tersebut. Bahkan saatdicoba dihubungi melalui ponselnya, nomor ponsel yang bersangkutan tidak aktif.(777)
Wabup : Jangan Cari ‘Kambing Hitam’
Kamis 28-11-2013,13:07 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 18-03-2026,13:36 WIB
Harga LPG 3 Kg Melonjak, Warga Bengkulu Selatan Keluhkan Kelangkaan
Rabu 18-03-2026,13:14 WIB
Babinsa Bersinergi Jaga Arus Mudik di Pos Pengamanan Bunga Mas
Rabu 18-03-2026,13:40 WIB
Bupati Mukomuko Buka Open House, Ajak Warga Makan Bersama di Hari Fitri
Rabu 18-03-2026,13:33 WIB
Dandim 0408/BS Bagikan Bingkisan Lebaran untuk Personel dan PNS
Rabu 18-03-2026,12:56 WIB
Polisi Tegas Larang Angkut Penumpang di Mobil Bak Terbuka Saat Mudik Lebaran 2026
Terkini
Rabu 18-03-2026,16:39 WIB
Mudik Gratis Sinergi Pertamina dan Pemerintah, Dukung Perjalanan Aman dan Hemat Energi
Rabu 18-03-2026,16:09 WIB
ASN Dilarang Bawa Kendaraan Dinas Keluar Bengkulu Saat Lebaran
Rabu 18-03-2026,15:38 WIB
Rumah Warga Talang Benih Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp200 Juta
Rabu 18-03-2026,15:36 WIB
Gas LPG Melonjak, Disdag Bengkulu Selatan Minta Warga Laporkan Pelanggaran
Rabu 18-03-2026,15:33 WIB