WARGA pedagang buah-buahan di Desa Tebat Monok, Kepahiang mengandalkan pisang lokal. Seperti diakui salah seorang penjual pisang, Doni (29) di desa tersebut, kemarin (26/11). \"Jenis pisang yang banyak kita jual di sini jenis pisang ambon. Pisang kita dapatkan dari masyarakat sekitar, bukan didatangkan dari luar daerah,\" ujarnya. Dikatakannya, harga pisang sendiri bervariasi. Mulai dari Rp 8 ribu sampai dengan Rp 15 ribu per sisirnya. Harga tersebut tergantung dengan kualitas pisang yang dipasarkan itu sendiri. \"Biasanya untuk pisang yang sudah sangat masak kita jual dengan harga Rp 8 ribu sedangkan yang masih mengkal dan kondisinya sangat baik Rp 15 ribu per sisirnya,\" jelansya. Hal senada juga disampaikan oleh pedagang lainnya Lely (25). Menurutnya, beberapa jenis pisang juga didatangkan dari Kecamatan Ujan Mas, ini seperti jenis pisang manis dan pisang kapak. \"Selain dari pisang yang dikembangkan warga disini, kita juga membeli pisang dari Ujan Mas,\" jelasnya. (505)
Tebat Monok Pasar Pisang
Rabu 27-11-2013,15:32 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 01-07-2026,10:33 WIB
Evolusi Terbaru, AHM Hadirkan Skutik Sporti New Honda Vario Evo 160
Rabu 01-07-2026,10:37 WIB
Wujudkan Karyawan Sehat, Perusahaan Hebat: Astra Motor Bengkulu Gelar Seminar Kesehatan
Rabu 01-07-2026,10:29 WIB
Terus Bertumbuh, Bengkel Binaan Yayasan AHM Jadi Penopang Ekonomi Daerah
Rabu 01-07-2026,13:59 WIB
Diguyur Hujan, Upacara Hari Bhayangkara di Polres Mukomuko Tetap Khidmat
Terkini
Rabu 01-07-2026,17:42 WIB
Press Gathering Vario Evo 160 Digelar di Bengkulu, Tawarkan Desain Sporty dan Performa Lebih Bertenaga
Rabu 01-07-2026,17:00 WIB
Pulau Baai Belum Berdampak Signifikan bagi Ekonomi, DPRD Desak Pelindo Ambil Langkah Nyata
Rabu 01-07-2026,16:57 WIB
Pengerukan Pulau Baai Terancam Buntu, Pelindo Dibayangi Risiko Hukum Usai Inpres Berakhir
Rabu 01-07-2026,14:18 WIB