KEPAHIANG, BE - Total Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kepahiang tahun 2014 terdapat angka sekitar Rp 7.535.090.395,40. Ini jika antara KUA-PPAS dengan RAPBD dibandingkan jumlah nominalnya. Anggota Banggar DPRD Kepahiang H Zainal SSos menyampikan selisih total APBD 2014 antara KUA-PPAS dengan RAPBD ini baru diketahui pihaknya sejak membahas RAPBD tahun 2014 ini. \"Untuk total APBD tahun 2014 dalam KUA-PPAS itu senilai Rp 533.924.375.950,73, sedangkan dalam RAPBD yang dibahas saat ini senilai Rp 526.389.285.555,33. Sehingga dari angka itu diketahui selisih Rp 7.535.090.395,40,\" ujar politisi PKB ini. Menurutnya, sejauh ini selisih itu muncul pada rincian Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan Dana Perimbangan. Dimana PAD antara KUA-PPAS dengan RAPBD terdapat selisih sebesar Rp 3.176.971.395,40. \"Untuk dana perimbangan terdapat selisih Rp 4.358.119.000,00. Namun pada rincian PAD lain-lain yang dianggap sah tidak terjadi selisih, karena nilai dalam KUA-PPAS dengan RAPBD sama yakni Rp 4`.384.199.988,33,\" jelasnya. Menurutnya, dengan kondisi ini terang saja juga terdapat selisih pada defisit APBD. Selisih defisit ini antara KUA-PPAS dengan RAPBD terdapat selisih Rp 15.524.933.437,20. Sedangkan defisit anggaran setelah dikurangi pembiayaan selisihnya Rp 7.620.762.889,00. \"Dari selisih itu tidak bisa kita pungkiri jika total APBD terdapat pengecilan nilai, namun dampaknya nilai defisit malah membengkak,\" katanya. Dikatakannya, sesuai dengan hal tersebut untuk saat ini pihaknya terlebih dahulu meminta penjelasan dari eksekutif mengapa sampai terjadi selisih. Memang mereka sudah berupaya menjelaskan, tetapi pihaknya meminta data yang pas. \"Terkait pembahasan memang hari ini (kemarin, red) sudah jadwalnya. Tapi pembahasan tidak bisa kita lakukan dan terpaksa diskor lagi karena TAPD, terutama DPPKAD tidak hadir,\" tandasnya. Sebelumnya, Bupati Kepahiang Drs H Bando Amin C Kader MM mentargetkan selesainya pembahasan APBD 2014 ini pada bulan Desember mendatang. Hal ini agar kegiatan ekonomi di Kepahiang bisa berjalan diawal tahun beriringan mulai dilaksanakannya proyek pembangunan di Kepahiang. \"Selama ini kan anggaran baru bisa dipakai pada pertegahan tahun, harapan kita dalam APBD 2014 ini pengesahanya bisa dilakukan bulan Desember sehingga awal tahun anggaranya memang sudah bisa digunakan,\" ujar Bupati.(505)
Ada Selisih Rp 7,53 M
Kamis 21-11-2013,14:37 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 21-04-2026,19:05 WIB
Diduga Tersengat Listrik, Pemuda Bengkulu Utara Meninggal Tragis
Selasa 21-04-2026,18:26 WIB
Pansus DPRD Kota Bengkulu Genjot Pembenahan Sistem Parkir untuk Maksimalkan PAD
Selasa 21-04-2026,18:37 WIB
Target Operasional Mundur, 25 Gerai Koperasi Merah Putih di Bengkulu Capai Progres di Atas 50 Persen
Selasa 21-04-2026,18:17 WIB
Festival Batik Besurek 2026: Dari Panggung Budaya ke Mesin Penggerak Ekonomi Bengkulu
Selasa 21-04-2026,18:51 WIB
BBM Non-Subsidi Naik Tajam, ASN Bengkulu Dilarang Gunakan Subsidi untuk Kendaraan Dinas
Terkini
Rabu 22-04-2026,13:48 WIB
Anggaran Tak Cukup, Dinas Perikanan Mukomuko Tunda Pembelian Mesin Tempel 2026
Rabu 22-04-2026,13:46 WIB
Resmi, Jadwal Keberangkatan 6 Jemaah Haji Mukomuko Dirilis, Masuk Kloter 5 Embarkasi Padang
Rabu 22-04-2026,13:40 WIB
Terkuak di Persidangan, Dugaan 'Fee Bupati' Rp 110 Juta Mengalir ke Istri Eks Kepala Daerah Kaur
Rabu 22-04-2026,13:36 WIB
Polda Bengkulu Tegas, Dukung KPK Usut Kasus Bupati Rejang Lebong, Anggota Diperiksa Tanpa Toleransi
Rabu 22-04-2026,12:41 WIB