Banner HONDA

Resmi, Jadwal Keberangkatan 6 Jemaah Haji Mukomuko Dirilis, Masuk Kloter 5 Embarkasi Padang

Resmi, Jadwal Keberangkatan 6 Jemaah Haji Mukomuko Dirilis, Masuk Kloter 5 Embarkasi Padang

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Mukomuko, Darmanto, SH.I-IST-

BENGKULUEKSPRESS.COM– Penantian calon jemaah haji (CJH) asal Kabupaten Mukomuko untuk musim haji tahun 2026 akhirnya terjawab. Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Mukomuko secara resmi menetapkan jadwal keberangkatan bagi para tamu Allah tersebut.

​Tahun ini, tercatat sebanyak enam orang jemaah asal Mukomuko dipastikan akan berangkat ke Tanah Suci. Rangkaian perjalanan ibadah rukun Islam kelima ini dijadwalkan akan dimulai pada akhir April 2026 mendatang.

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Mukomuko, Darmanto, SH.I, menegaskan bahwa seluruh kesiapan, mulai dari administrasi hingga teknis keberangkatan, sudah rampung 100 persen.

Pada tahun ini hanya ada enam calon jemaah haji yang dipastikan berangkat. Meski jumlahnya terbatas, seluruh proses dan mekanisme keberangkatan tetap sama seperti tahun-tahun sebelumnya,” ujar Darmanto. 

memaparkan, keenam jemaah asal Mukomuko ini akan bergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 5 Embarkasi Padang, Sumatera Barat. Sebelum terbang ke Arab Saudi, jemaah akan melewati beberapa tahapan perjalanan domestik.

​Sesuai jadwal, para jemaah akan mulai bergerak dari Kabupaten Mukomuko menuju Asrama Haji Bengkulu pada 27 April 2026.

BACA JUGA:Terkuak di Persidangan, Dugaan 'Fee Bupati' Rp 110 Juta Mengalir ke Istri Eks Kepala Daerah Kaur

BACA JUGA:Polda Bengkulu Tegas, Dukung KPK Usut Kasus Bupati Rejang Lebong, Anggota Diperiksa Tanpa Toleransi

​“Alur keberangkatan dimulai dari Mukomuko ke Bengkulu pada 27 April. Kemudian pada 28 April, jemaah diberangkatkan ke Padang. Sehari setelahnya, tepatnya 29 April, mereka akan terbang menuju Tanah Suci bersama Kloter 5,” jelas Darmanto secara rinci.

​Meskipun jumlah jemaah tahun ini tergolong sedikit dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, Darmanto memastikan tidak ada perubahan signifikan dalam sistem pelayanan. Prosedur pelepasan, transportasi darat, hingga pendampingan tetap dilakukan secara maksimal oleh pemerintah daerah dan Kemenag.

Cuaca di Tanah Suci yang memerlukan fisik yang kuat, Kemenag juga menaruh perhatian serius pada aspek kesehatan para jemaah.

​“Kami mengingatkan agar seluruh calon jemaah haji menjaga kondisi fisik dan stamina menjelang hari keberangkatan. Ini penting agar seluruh rangkaian ibadah di sana dapat dijalankan dengan lancar tanpa kendala kesehatan,” tutup Darmanto. 

​Saat ini, keenam jemaah tersebut tengah melakukan persiapan mandiri dan menjaga kesehatan sembari menunggu momen pelepasan resmi menuju Baitullah. (**)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: