KOTA BINTUHAN,BE – Belum dilakukan Serah Terima Oprasi (STO) jaringan listrik simpang polres menuju komplek perkantoran Padang Kempas, kepada PLN Rayon Bintuhan dapat berimbas fatal. Lantaran travo yang terpasang di simpang polres dengan kapasitas 400 KVA saat ini belum diketahui kondisi fisiknya apakah memungkinkan akan sanggup bertahan lama atau tidak. Jika tidak bisa dipertahankan maka bisa jadi akan dilakukan pemadaman wilayah Padang Kempas sampai adanya STO tersebut. \"Bila sampai meeledak kami sama sekali tidak ada travo pengganti sebab kapasitasnya besar, sehingga terpaksa seluruh jaringan padang kempas padam total, hal inilah yang harus kita waspadai. Namun pihak PLN tidak bertanggung jawab jika ini terjadi, lantaran belum adanya STO,\" kata Manager PLN rayon Bintuhan Drs Nursiwan, kemarin. Dikatakanya, jaringan tersebut sampai saat ini belum diketahui, apakah masih berkerja normal atau tidak, mengingat sampai saat ini jaringan tersebut belum menjadi kewenangan pihaknya. Sebab travo tersebut termasuk jaringan yang masih menjadi hak milik Pemkab Kaur dan tidak ada kewenangan PLN memeriksa jariangan tersebut. \"Kami kwatir kalau meledak setidaknya bisa pemadaman sampai satu bulan paling cepat diperbaiki. Apalagi menunggu penggantian dari Pemkab kaur tentu prosesnya akan memakan waktu yang lebih lama lagi, oleh karena itu pihaknya minta Pemkab segera menyelesaikan STO tersebut,\" jelasnya. Sementara itu, terkait dengan STO pihaknya mengaku saat ini masih dalam proses namun belum selesai. Proses STO sendiri sedang diajukan ke PLN Wilayah Bengkulu. Sementara persetujuannya tetap menunggu keputusan. Sebab untuk dapat diterimanya jaringan hibah pihak PLN harus mengecek kondisi jarinagan tersebut apakah masih berpungsi dengan baik atau tidak. \"Mudah-mudahan saja aman dan dalam waktu dekat jaringan proses STOnya dapat selesai, sehingga kita bisa melihat kondisi travo induk yang mencapai 400 KVA itu,\" jelasnya. Sementara itu, untuk Kecamatan Maje dan Nasal untuk waktu sore masih mengalami pemadaman listrik setelah sebelumnya sempat menyala sekitar 5 jam. Ini terjadi lantaran terjadi kembali kerusakan jaringan, sehingga ada beberapa komponen kabel listrik terputus. Sedangkan untuk wilayah Bintuhan dan sekitarnya akan tetap menyala dengan baik, melainkan jika ada gangguan yang berarti seperti kondisi cuaca. \"Sehingga kita tetap akan melakukan pemadaman hingga jaringan normal, pihaknya akan segera mengupayakan agar pelayanan kembali membaik,\" jelasnya.(823)
Krisis Listrik Belum Teratasi
Selasa 12-11-2013,20:37 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 23-04-2026,18:21 WIB
Plt Bupati Rejang Lebong Turun Tangan, Air Bersih hingga Drainase di Puncak Pelalo Jadi Perhatian
Kamis 23-04-2026,18:09 WIB
Pemkot Bengkulu Perketat Penataan, Targetkan Pantai Panjang Bebas Pondok Liar
Kamis 23-04-2026,18:07 WIB
PKL Masih Berjualan di Badan Jalan, Pemkot Bengkulu Perketat Penertiban di Pasar Panorama
Kamis 23-04-2026,18:11 WIB
Pemkot Bengkulu Bongkar Pondok di Pantai Panjang, Siapkan Gazebo Gratis untuk Wisatawan
Kamis 23-04-2026,18:33 WIB
Tak Ingin Asal Jadi, Dinas PUPR Bengkulu Selatan Gandeng Jaksa Awasi Proyek Jalan
Terkini
Jumat 24-04-2026,17:33 WIB
HUT ke-52, PPNI Provinsi Bengkulu Gelar Aksi Sosial dan Sunatan Massal
Jumat 24-04-2026,16:53 WIB
Momentum Kartini 2026: Pertamina Perkuat UMKM Naik Kelas Lewat Inovasi, Ketahanan, dan Akses Pasar
Jumat 24-04-2026,16:29 WIB
Satpol PP Mukomuko Perketat Pengawasan Ternak Liar, Pemilik Terancam Denda Rp3 juta Jika Melanggar
Jumat 24-04-2026,16:24 WIB
Usulkan Dana Ratusan Miliar, Pemkab Mukomuko Prioritaskan 6 Ruas Jalan Strategis Lewat Skema Inpres 2026
Jumat 24-04-2026,16:15 WIB