Peristiwa mengerikan itu terjadi di Kampung Lukup Sabun Barat, Kute Panang, Aceh Tengah. Adalah Farida Inen Jawir (50) meregang nyawa setelah tengkuknya dipenggal putra bungsunya. Termasuk sang suami, Ilyas Cibro (65) sekarang dalam keadaan kritis di RSU Datu Beru, Takengon.
Sukurdi disebut-sebut mengalami gangguan mental alias gila, pernah menjalani perawatan di rumah sakit jiwa. Hal ini dibenarkan sumber dihimpun Metro Aceh, mengatakan bahwa pelaku mengalami stres sejak tamat sekolah. Ia menggorok leher Farida yang sedang terbaring di kasur ruang dapur, karena lumpuh sejak empat tahun lalu.
Setelah menghabisi ibundanya, ia pun melangkah ke arah Ilyas yang lagi sholat di kamar. Di ruangan itu, selanjutnya parang disabetkan ke arah kepala si ayah, tubuh dan telinga serta tangan korban.
Mendapat serangan mendadak, Ilyas sontak terkejut. Ia pun sempat terjerembab dengan keadaan luka parah dan bersimbah darah. Namun dengan sisa tenaga yang ada, pria uzur ini bangkit dan lari keluar rumah. Setiba di depan kediaman tetangga, ia berteriak minta tolong lalu menyebut Sukurdi sebagai pelaku.
Warga sekitar mendadak gempar, selanjutnya membawa orangtua malang tersebut ke rumah sakit. Tak mau bertindak gegabah, petugas kepolisian segera dihubungi.
Secara bersama-sama menyisir gampong hingga dua jam lamanya. Karena tak kunjung ditemukan dan menduga pelaku sudah keluar desa, masyarakat kembali mendatangi tempat tinggal korban bersama sang anak gila tersebut. Ketika sampai di TKP, suasana terlihat gelap dan tak satupun lampu menyala. Pintu lantas didobrak dan seluruh ruangan disisir, hingga Sukardi ditemukan sedang duduk termenung di dalam kamar. Pemuda stres ini langsung diringkus dan diboyong ke kantor polisi.
Tapi pemandangan mengerikan terlihat di bagian dapur. Karena jasad Farida dengan kondisi leher nyaris putus akibat luka gorok benda tajam. Tak ingin berlama-lama, mayat korban dibawa ke rumah sakit untuk diotopsi.
Dari hasil visum rumah sakit Takengon, Ilyas Cibro saat ini terbaring lemah. Ia mengalami beberapa luka sobek dibagian atas telinga kiri, sampai pipi kiri dengan kedalaman 10 cm. Luka koyak dibagian kepala atas ukuran 1 cm x 0,5 cm. Kemudian luka bacok dibagian dahi kiri ukuran 3cm x 0,5 cm, luka sobek penggelengan tangan, punggung jari, telunjuk sebelah kiri dengan kedalaman 2 cm x 09,5 cm.
Terkait kejadian ini, pihak kepolisian masih meminta keterangan tersangka. Namun hasil pemeriksaan petugs mengalami kesulian. Pasalnya, Sukurdi memberi penjelasan yang berbelit-belit.
\"Kita sudah olah TKP dan amankan tersangka dari lokasi kejadian. Sedangkan parangnya sudah dibersihkan, pasca dipakai membantai kedua orang tuanya. Kasus turut ditangani Polsek Kute Panang. Untuk sementara Sukurdi mengakui perbuatannya,” Kata KBO Reskrim Aceh Tengah.(ron/yus)
Ibu Tidur Digorok, Ayah Sholat Ditikami
Jumat 09-11-2012,11:36 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Minggu 29-03-2026,20:04 WIB
Ini Enam Penyakit Pasca Lebaran yang Harus Diwaspadai
Minggu 29-03-2026,19:51 WIB
Pengungkapan Judi Online Berlanjut, Dorongan Publik Perkuat Pengawasan Pembayaran Digital
Minggu 29-03-2026,13:29 WIB
Warga Tangkap Terduga Begal di Sindang Kelingi, Satu Pelaku Kabur
Minggu 29-03-2026,17:54 WIB
Korsleting Listrik Dominasi Kasus Kebakaran di Bengkulu, 25 Insiden Terjadi Awal 2026
Minggu 29-03-2026,19:02 WIB
Pantai Zakat Jadi Primadona Libur Lebaran, Wisatawan Nikmati Serunya Bermain Air
Terkini
Minggu 29-03-2026,20:10 WIB
Arus Balik Lebaran 2026 di Jalan Tol Trans Sumatera Meningkat Tembus 213 Ribu Kendaraan
Minggu 29-03-2026,20:04 WIB
Ini Enam Penyakit Pasca Lebaran yang Harus Diwaspadai
Minggu 29-03-2026,19:51 WIB
Pengungkapan Judi Online Berlanjut, Dorongan Publik Perkuat Pengawasan Pembayaran Digital
Minggu 29-03-2026,19:41 WIB
Dua Remaja Hanyut di Sungai Lubuk Langkap, Satu Selamat Satu Masih Dalam Pencarian
Minggu 29-03-2026,19:38 WIB