BENGKULU, BE- Meskipun event tabot sudah masuk dalam event nasional dan sudah menjadi agenda rutin. Namun pembukaan yang akan direncanakan pada tanggal 4 November ini hanya dibuka oleh Gubernur Bengkulu dan tidak dihadiri oleh pejabat dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. \"Pembukaan tabot sendiri akan dibukla oleh Gubernur Bengkulu. Kita sudah berupaya untuk mendatangkan menteri ataupun wamen namun karena bersamaan dengan acara lainnya sehingga mereka tidak bisa datang,\" ungkap Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Provinsi Bengkulu, H Hasanuddin SE MSi, saat dihubungi kemarin (3/11). Meskipun ketua petinggi di Kementerian Pariwisata dan ekonomi Kreatif tersebut tidak hadir, namun Hasanuddin menjelaskan kemungkinan besar akan dihadiri oleh Dirjen Pemasaran Kementerian Pariwisata dan ekonomi Kreatif. Selain itu ia juga mengungkapkan meskipun menteri dan wamen tidak hadir pada pembukaan, pihaknya sedang berupaya untuk menghadirkan mereka pada saat penutupan nanti. \"Kita sedang berusaha untuk menghadirkan mereka pada saat penutupan nanti, karena daya tariknya penutupan lebih kuat karena tabot sudah bersanding,\" tambahnya. Sementara itu terkait undangan dari luar negeri yang biasanya hadir pada pembukaan tabot, Hasanuddin pun belum bisa memastikannya karena hingga kemarin pihaknya belum mendapat konfirmasi terkait akan hadirnya undangan dari luar negeri. Sementara itu terkait dengan dana tabot yang belum sepenuhnya diterima pihak Kerukunan Keluarga Tabot (KKT) ia memang mengakuinya. Ia berjanji sisa uang tersebut akan segera di terima KKT sebelum hari jumat nanti. Menurut Hasanuddin belum dibayarkan secara keseluruhan dana tabot tersebut dikarenakan minimnya anggaran anggaran yang dimiliki oleh pemerintah Provinsi Bengkulu. Minimnya dana tersebut bukan hanya untuk festival tabot saja melainkan semua kegiatan yang ada di Dinas pariwisata dan kebudayaan Provinsi Bengkulu. \"Meskipun dana minim kita berharap agar kegiatan festival tabot ini bisa berjalan lancar dan tanpa kendala sedikitpun, terkait dengan sisa dana yang belum cair tersebut, kita akan uapayakan secaepat mungkin untuk dicairkan,\" paparnya. Sementara itu sebelumnya Ketua KKT Bencoolen , Ir Syiafril Syahbuddin, mengatakan jika dana yang berasal dari Pemerintah Provinsi Bengkulu akan digunakan pihak KKT untuk melaksanakan ritual selama peroses festival tabot. \"Dana yang berasal dari Pemprov nantinya akan kita gunakan untuk biaya ritual yang akan kita mulai sejak minggu malam sebelum pembukaan tabot sampai tabot selesai,\" jelasnya.(251)
Pembukaan Tabot Hanya Dibuka Gubernur
Minggu 03-11-2013,15:10 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 11-06-2026,21:05 WIB
Implementasi Kerja Sama, Ketua Prodi Jurnalistik FISIP UNIB Jadi Narasumber Seminar Internasional
Jumat 12-06-2026,12:41 WIB
Sering Bingung Saat Menyusun Skripsi? Ruang Tuntas Siapkan Pendampingan dan Mentor Berpengalaman
Jumat 12-06-2026,13:13 WIB
Pemkot Bengkulu Ajak Masyarakat Semarakkan Festival Tabut 2026, Siap Hadirkan Beragam Atraksi Budaya
Jumat 12-06-2026,10:45 WIB
Pendaftaran AHM Best Student 2026 Dibuka, Astra Motor Bengkulu Ajak Gen Z Ciptakan Inovasi untuk Negeri
Jumat 12-06-2026,10:58 WIB
Beli Motor Honda Kini Lebih Mudah Lewat Aplikasi Motorku X
Terkini
Jumat 12-06-2026,17:55 WIB
Kasus Dugaan Penggelapan Dana CV Mandiri Sejahtera, SOP dan Laporan Keuangan Perusahaan Dipertanyakan
Jumat 12-06-2026,17:52 WIB
Wakapolda Bengkulu Cek Kesiapan Pasukan dan Peralatan Dalmas, Tegaskan Pengamanan Aksi Harus Humanis
Jumat 12-06-2026,17:43 WIB
Korban Dugaan Investasi Bodong Capai Ratusan Orang, Terlapor Belum Diamankan
Jumat 12-06-2026,17:41 WIB
Dugaan Investasi Bodong Yeyen, BM PT PTP Nyaris Jadi Korban, Pegawai Rugi Rp 765 Juta
Jumat 12-06-2026,17:38 WIB