CURUP, BE - Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP ) Rejang Lebong (RL) sejak pukul 09.00 WIB (5/11) menggelar operasi rutin untuk menertibkan penyakit masyarakat. Dalam kegiatan yang berlansung sekitar 2 jam sejak pukul 09.00 WIB kemarin. Hasilnya Satpol PP mengamankan 3 cewek Punk di lokasi Gedung Olah Raga bagian belakang berikut barang bukti kasur, gitar ukulele, dan sejumlah perlengkapan tidur. Mereka diantaranya, BT (25) warga pasar ujung Kepahiyang, YY (19), warga Kesambe lama Kecamatan Curup timur dan EI (20), warga kelurahan air putih lama kecamatan Curup selatan. “Uniknya, salah satu dari mereka di ktp nya berstatus sebagai PNS. Tetapi dari pengakuannya, dia hanya pernah honor di Dinas Perindustrian Kabupaten Kepahiyang selama 6 bulan,” ujar Kepala Kantor Sat Pol PP, Drs. Rektor Vande Armada, Senin (5/11). Selain, 3 cewek punk, petugas juga berhasil mengamankan 6 pelajar kelas 2 SMKN 1 Curup dan 4 siswa SMAN 1 Kecamatan Curup Timur. Keenam siswa lelaki itu diamankan petugas saat tengah bermain internet di salah satu Warung internet di jalan Iskandar Ong pada jam sekolah berlangsung, pukul 09.30 WIB. “Mereka semua akan di data terlebih dahulu dan membuat pernyataan agar tidak kembali mengulangi perbuatannya lagi di kemudian hari. Untuk 3 anak punk itu kita kembalikan lagi kepada orang tuanya, sedangkan untuk pelajar kita serahkan kepada pihak sekolah masing-masing” ujar Rektor. Penertiban berlandaskan terhadap pelajat dan anak punk tersebut, berdasarkan Peraturan Bupati nomor 42 tahun 2008 dan Surat Keputusan Bupati nomor 094/96/Sat pol pp – PK/ 2012. “Mulanya kita mendapat informasi dari masyarakat bahwa terdapat anak punk yang telah menggunakan fasilitas umum sebagai tempat tinggal, makanya kita laksanakan operasi ini,” ujar Kepala Kantor Sat Pol PP, Drs. Rektor Vande Armada, Senin (05/11). Dibagian lain, Wakil kepala sekolah bagian Hubungan Masyarakat (humas) SMAN 1 Curtim, Khanudin Spd mengatakan bahwa pihaknya akan tetap memberiukan sanksi kepada siswa yang terbukti membolos pada saat jam sekolah. “Kemungkinan besar mereka akan kita beri Skorsing selama 1 minggu,” ujar Khanudin. Selain itu, Khanudin juga menegaskan bahwa peristiwa kenakalan pelajar ini baru pertama kali dialami oleh pihaknya, “Mereka sejak sebelum upacara memeng sudah tidak terlihat di sekolah,” ujar Khanudin. (999)
6 Pelajar dan 3 Anak Punk Terjaring Razia Satpol
Selasa 06-11-2012,23:25 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 29-09-2026,12:25 WIB
Tiga Desa Masih Nihil Calon Kades, DPMD Mukomuko Minta Panitia Jemput Bola
Selasa 29-09-2026,12:27 WIB
Mukomuko Dapat Program SNT, Pemkab Siapkan Lahan 20 Hektare
Selasa 29-09-2026,13:22 WIB
PGRI Power Diluncurkan di Bengkulu, Wagub Mian Dorong Guru Kuasai AI
Selasa 29-09-2026,10:13 WIB
Polda Bengkulu Minta Maaf, Oknum Polisi di Aksi Hari Tani Dikenai Tindakan Disiplin
Selasa 29-09-2026,13:32 WIB
Kopassus dan Pemprov Bengkulu Siapkan Karya Bakti TNI Skala Besar, Sasar Jembatan hingga Operasi Gratis
Terkini
Selasa 29-09-2026,18:23 WIB
Enam Parpol di Kota Bengkulu Terverifikasi sebagai Penerima Dana Banpol
Selasa 29-09-2026,18:20 WIB
Sidang Fikri Thobari Ungkap Fee Proyek 10-15 Persen dan Dugaan Aliran Uang ke APH
Selasa 29-09-2026,18:09 WIB
APBD Perubahan 2026 Kota Bengkulu Disahkan, Infrastruktur dan Penanganan Banjir Jadi Prioritas
Selasa 29-09-2026,13:42 WIB
Program 1000 Jalan Mulus, Jalan Lingkungan Perumnas Puri Bandara Kini Diaspal
Selasa 29-09-2026,13:34 WIB