BINTUHAN, BE – Dinas Pertanian Kabupaten Kaur tengah melakukan pemeriksaan bentuk kerjasama antara PT Anugerah Pelangi Sukses (APS) dengan petani sawit. Diduga belum pernah dilakukan kesepakatan dalam bentuk Memorandum of Understanding (MoU) untuk memenuhi kebutuhan tandan buah segar (TBS) pada pabrik pengolahan itu. \"Untuk itu kami sedang melakukan pendataan, pendataan juga kami lakukan terhadap semua perusahaan perkebunan yang ada di Kabupaten Kaur, karena MoU itu sangat penting khususnya bagi petani,\" kata Kadis Pertanian Ir Dafrial M Ap melalui Sekretaris Kastilon Sirad SSos didampingi Kabid Perkebunan Daruslan SE, kemarin. Dikatakanya, dalam kasus PT APS ini, Dinas Pertanian menganggap apa yang dilakukan perusahaan berlokasi di Desa Beriang Tinggi Kecamatan Tanjung Kemuning itu telah merugikan petani. Sebab tanpa ada kerjasama dalam bentuk kesepakatan tertulis, harga TBS dari petani selalu tidak stabil dan cenderung lebih merugikan petani. Hal ini jelas adanya permainan pihak perusahaan. \"Dengan adanya MoU itulah menjadi pegangan kuat pihak petani, jangan sampai adanya permainan harga,\" jelasnya. Dalam aturan, lanjut Kastilon, lantaran PT APS tidak memiliki perkebunan sendiri sehingga wajib melakukan kerjasama dengan petani lokal untuk memenuhi kebutuhan TBS yang akan diolah menjadi Cruel Palm Oil (CPO). Namun selama ini, sejak berdiri, Pabrik itu sama sekali belum terlihat melakukan kerjasama saling menguntungkan dengan petani. Akibatnya, harga TBS petani justru semakin tidak stabil, bahkan cenderung selalu turun. \"Kita tegaskan agar pihak perusahaan untuk melakukan MoU dengan petani, jika tidak maka akan ada sanksi dari pemerintah,\" jelasnya.(823)
Petani dan PT APS Tanpa MoU
Sabtu 19-10-2013,23:00 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 28-10-2026,10:16 WIB
Waves of Weave Hadir di Museum Nasional, Pamerkan Wastra dari 10 Negara Asia Tenggara
Rabu 28-10-2026,10:12 WIB
Bukan Sekadar Pesta Kostum, Ini Asal Usul dan Sejarah Halloween
Rabu 28-10-2026,10:03 WIB
Jangan Sembarangan Pakai Oksigen Nasal saat Kabut Asap, Ini Penjelasan Guru Besar FKUI
Rabu 28-10-2026,10:07 WIB
Profesor Kardiologi UCL Ungkap Fakta Mengejutkan, Hanya 2 Persen Belanja Kesehatan untuk Pencegahan
Rabu 28-10-2026,10:20 WIB
Inovasi Baru BRIN, Tepung Singkong Bakal Diuji untuk Padamkan Karhutla
Terkini
Rabu 28-10-2026,10:20 WIB
Inovasi Baru BRIN, Tepung Singkong Bakal Diuji untuk Padamkan Karhutla
Rabu 28-10-2026,10:16 WIB
Waves of Weave Hadir di Museum Nasional, Pamerkan Wastra dari 10 Negara Asia Tenggara
Rabu 28-10-2026,10:12 WIB
Bukan Sekadar Pesta Kostum, Ini Asal Usul dan Sejarah Halloween
Rabu 28-10-2026,10:07 WIB
Profesor Kardiologi UCL Ungkap Fakta Mengejutkan, Hanya 2 Persen Belanja Kesehatan untuk Pencegahan
Rabu 28-10-2026,10:03 WIB