KERKAP, BE - Kehadiran kaum salafi di Desa Simpang Ketenong Kecamatan Kerkap membuat warga setempat resah. Pasalnya selain mengenakan pakaian yang menutupi seluruh anggota badan, mereka juga melarang bergaul dengan warga setempat. Bahkan jadwal waktu salat yang berbeda dengan juga dipersoalkan warga. \"Keberadaan dua rumah yang ditempati orang salafi memang menjadi persoalan di tengah masyarakat,\" kata Sekdes Simpang ketenong, Hamidin. Pun begitu, Sekdes menolah jika keberadaan kaum tersebut meresahkan. Sejauh ini kaum salafi tersebut hanya membatasi diri dengan warga saja. \"Masyarakat mungkin tidak terlalu mengerti dengan kepercayaan mereka. Akan tetapi kami perangkat desa selama tidak mengganggu,\" ungkap sekdes. Ia juga mengatakan untuk dua rumah yang termasuk kaum salafi merupakan warga Kerkap. Saat menempuh pendidikan di Jawa menjadikan mereka mengikuti ajaran itu. \"Kalau ada warga yang merasa keberatan dengan keberadaan kaum salafi ini mari kita bicarakan bersama untuk solusinya,\" jelasnya. Disisi lain, ketua MUI BU, Drs H Damami menjelaskan selagi itu tidak menyimpanag dengan ajaran islam dipersilahkan. Namun jika ajaran itu menyimpang, sebaiknya keluarga mereka yang lebih dulu memberi teguran lalu sampaikan ke perangkat desa. \"Sesuai dengan pandangan dan kepercayaan masing-masing, agama islam tidak mempersulit umatnya,\" demikian Damami. (117)
Kaum Salafi Resahkan Warga
Sabtu 19-10-2013,18:30 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 12-10-2026,16:16 WIB
DAK Fisik Mukomuko 2027 Hanya Rp24 Miliar, Jauh di Bawah Nonfisik
Senin 12-10-2026,12:10 WIB
8 Ciri Rumah yang Dipercaya Membawa Rezeki dan Membantu Bebas Utang
Senin 12-10-2026,07:00 WIB
Rosi Dahlia Raih Kategori Terbaik Bencoolen Fashion Week 2026, BSI Bengkulu Sabet Dua Penghargaan
Senin 12-10-2026,11:34 WIB
Mengkhawatirkan! 9 dari 10 Orang dengan Depresi di Indonesia Belum Diobati
Senin 12-10-2026,11:26 WIB
KORPRI Night Run 2026 Bukan Sekadar Lari, Ada Donasi untuk Korban Gempa
Terkini
Senin 12-10-2026,16:21 WIB
Novi Gugat Ahmad Zairi dan Ustaz Syamlan soal Sengketa Tanah di Tanjung Terdana
Senin 12-10-2026,16:16 WIB
DAK Fisik Mukomuko 2027 Hanya Rp24 Miliar, Jauh di Bawah Nonfisik
Senin 12-10-2026,16:12 WIB
Frenky Janes Soroti Pelayanan RSUD Mukomuko, Anggaran Besar Harus Berdampak
Senin 12-10-2026,15:09 WIB
Hotel Santika Bengkulu Hadirkan Empat Menu Spesial Selama Oktober
Senin 12-10-2026,13:39 WIB