KOTA BINTUHAN, BE – Penambangan liar di wilayah Kabupaten Kaur saat ini semakin marak, khususnya wilayah Kecamatan Padang Guci Hilir membuat masyarakat kecewa. Sebab, para penambang ilegal semakin berani melakukan aktivitas ilegal di sungai. Mereka tidak menghiraukan papan larangan yang dipasang Dinas Pertambangan, Polsek Kaur Utara dan Kecamatan Padang Guci Hilir. \"Kita sudah melarang melakukan galian di tiga titik kuari sudah dipasang. Namun bukannya berhenti malah penambangan makin marak, bahkan aksi penambangan semakin berani seakan tidak takut dengan larangan tersebut. Masyarakat setempat menduga ada oknum tertentu yang melindungi para penambang, sehingga meski dinyatakan ilegal namun tetap berani melakukan penambangan,\" kata Camat Padang Guci Hilir Jaibadi Senap SSos, kemarin. Dikatakanya, wilayah tambang ada tiga titik di Padang Guci Hilir yang dinyatakan ilegal, oleh pihak Kantor Pelayanan Terpadu Satu Pintu (KPTSP) karena saat ini belum ada perda wilayah pertambangan dan wilayah pertambangan rakyat. Sehingga pihaknya meminta pihak terkait untuk melakukan upaya agar galian Ilegal ditutup. \"Saat ini jumlah galian C ilegal cukup banyak kemungkinan ada 6 hingga 9 galian C ilegal,\" jelasnya. Dijelaskanya, saat ini masyarakat terus mengeluhkan dari masyarakat, karena kegiatan penambangan ini sangat merusak lingkungan yang nantinya akan membahayakan keselamatan masyarakat. Jadi harus dihentikan sampai ada izin yang jelas. \"Kita sudah berulang kali melakukan koordinasi, dan memasang papan larangan. Namun sampai saat ini penambangan masih terus terjadi. Kita minta pihak penegak hukum segera melakukan penertiban,\" jelasnya. Sementara itu, penambangan liar juga terjadi di wilayah Muara Sahung, Maje dan Nasal. Namun hingga saat ini belum juga ada tindakan dari pihak terkait. (823)
Galian C Liar Semakin Marak
Jumat 18-10-2013,22:30 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 28-10-2026,10:16 WIB
Waves of Weave Hadir di Museum Nasional, Pamerkan Wastra dari 10 Negara Asia Tenggara
Rabu 28-10-2026,10:12 WIB
Bukan Sekadar Pesta Kostum, Ini Asal Usul dan Sejarah Halloween
Rabu 28-10-2026,10:03 WIB
Jangan Sembarangan Pakai Oksigen Nasal saat Kabut Asap, Ini Penjelasan Guru Besar FKUI
Rabu 28-10-2026,10:07 WIB
Profesor Kardiologi UCL Ungkap Fakta Mengejutkan, Hanya 2 Persen Belanja Kesehatan untuk Pencegahan
Rabu 28-10-2026,10:20 WIB
Inovasi Baru BRIN, Tepung Singkong Bakal Diuji untuk Padamkan Karhutla
Terkini
Rabu 28-10-2026,17:10 WIB
Empat Desa di Mukomuko Minim Pesaing, Calon Kades Bisa Lawan Kotak Kosong
Rabu 28-10-2026,17:03 WIB
Pelindo Targetkan Terminal Curah Cair Pulau Baai Rampung 2027, Layanan Logistik Diperkuat
Rabu 28-10-2026,17:01 WIB
Sumpah Pemuda Jadi Momentum Kejati Bengkulu Kampanyekan Perlawanan terhadap Korupsi
Rabu 28-10-2026,16:59 WIB
Menangis di Hadapan Hakim, Eks Bupati Fikri Minta Keringanan Hukuman dalam Kasus Ijon Proyek ?
Rabu 28-10-2026,16:57 WIB