TUBEI, BE - Mengingat seluruh kecamatan di Kabupaten Lebong masuk dalam wilayah rawan bencana, Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lebong akan berusaha mengurangi resko bencana ini dengan membentuk desa tangguh tanggap bencana. Hal ini diungkapkan Pelaksana Tugas Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lebong Edy Syamsuar ST kepada wartawan. \"Program desa tangguh tanggap bencana dikhususkan untuk desa yang berpotensi mengalami bencana puting beliung, longsor, banjir, dan kekeringan. Tujuan pembentukan desa tangguh tanggap bencana, untuk menyiapkan masyarakat yang lebih siap menghadapi bencana. Kesiapan itu diwujudkan dalam dokumen penanggulangan bencana,\" jelas Eddy. Ditambahkan Eddy ada sembilan program yang harus dilakukan oleh setiap desa tangguh tanggap bencana, yakni analisis resiko dengan membuat peta ancaman, kerentanan, dan kapasitas, mendirikan forum relawan, rencana aksi komunitas, rencana kontijensi desa, membuat jalur evakuasi, dan jalur ekonomi untuk pembiayaan pasca bencana. \"Saat ini seluruh Kecamatan di Lebong ini semuanya masuk dalam wilayah rawan bencana baik itu kategori besar maupun kecil. Karena peran serta mmasyarakat dalam mengadapi bencana ini sangat penting. Partisifasi masyarakat ini akan di sinergikan dengan BPBD dalam melakukan langkah-langkah antisi terhadap bencana sehingga masyarakat tanpa was-was terjadinya bencana,\" pungkas Eddy.(777)
Bentuk Desa Tangguh Tanggap Bencana
Jumat 04-10-2013,16:30 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Sabtu 07-11-2026,17:40 WIB
Bengkulu Rawan Gempa dan Tsunami, PAPDI Diminta Perkuat Kesiapan Dokter Hadapi Bencana
Sabtu 07-11-2026,12:32 WIB
Hadapi Musim Hujan, BPBD Mukomuko Dorong Warga Biasakan Mitigasi Bencana
Sabtu 07-11-2026,12:34 WIB
Tinjau Pembangunan TPS 3R di Harapan Makmur, Erna Sari Dewi Dorong Pengelolaan Sampah Jadi Sumber PADes
Sabtu 07-11-2026,17:38 WIB
Hadapi Ancaman Bencana, Helmi Hasan Boyong Seluruh Bupati dan Wali Kota Bengkulu Temui Kepala BNPB
Sabtu 07-11-2026,17:37 WIB
Dua Jam Menunggu, Nasabah BNI Bengkulu Protes: Nomor Antrean Kalah oleh Panggilan Nama
Terkini
Sabtu 07-11-2026,19:48 WIB
Unived Gelar SNASIKOM 2026 Secara Hybrid, Bahas Kedaulatan Kognitif di Era AI
Sabtu 07-11-2026,17:40 WIB
Bengkulu Rawan Gempa dan Tsunami, PAPDI Diminta Perkuat Kesiapan Dokter Hadapi Bencana
Sabtu 07-11-2026,17:38 WIB
Hadapi Ancaman Bencana, Helmi Hasan Boyong Seluruh Bupati dan Wali Kota Bengkulu Temui Kepala BNPB
Sabtu 07-11-2026,17:37 WIB
Dua Jam Menunggu, Nasabah BNI Bengkulu Protes: Nomor Antrean Kalah oleh Panggilan Nama
Sabtu 07-11-2026,12:34 WIB