KOTA BINTUHAN, BE- Perolehan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Kabupaten Kaur tidak akan mencapai target. Sehingga akan diikuti Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Kaur di tahun 2013. Sehingga sulit mencapai target 100 persen. Karena dari beberapa sektor PAD Kaur, sampai saat ini masih ada yang dibawah 20 persen. Terutama dari sektor retribusi hingga bulan ini baru Rp 791,8 juta dari target Rp 4,69 miliar. \"Kita akui masih sangat rendahnya PAD dalam sektor Retribusi dan lainya, namun demikian PAD ini ditargetkan masih ada waktu hingga bulan Desember mendatang,\" kata Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Kaur Drs Ersan Saferi MM melalui Kabid Pendapatan Merwan Tabrani SE, kemarin. Dikatakanya, rendahnya PAD dari sektor retribusi bulan September 2013, disebabkan masih banyaknya pelayanan retribusi dari RSUD Kaur. Sampai saat ini memang belum masuk ke kas daerah Kabupaten Kaur. Namun demikian jikapun sudah digambung dengan RSUD belum akan mencapai target. \"Saat ini PAD dari sektor retribusi masih jauh dari target Rp 4,69 miliar. Beberapa retribusi dari pelayanan kesehatan di Kaur belum masuk. Selain retribusi RSUD juga dari retribusi parkir masih sangat minim dibandingkan retribusi pelayanan kesehatan, sehingga untuk PAD masih sangat rendah,\" jelasnya. Dijelaskanya, walaupun rendah namun belum berakhir, pihaknya tetap akan berusaha keras agar PAD tahun 2013 ini bisa mencapai target. Waktu yang ada saat ini hanya tersisa hingga bulan Desember artinya masih ada waktu 3 bulan lagi. Untuk PAD Kaur tahun 2013 ditarget sebesar Rp 11,8 miliar. Sementara sampai September ini baru terealisasi Rp 6,23 miliar atau 52,52 persen. Hal ini masih bisa diusahakan dengan baik. \"Jika nantinya belum mencapai target pihaknya akan melakukan evaluasi, dimana letak kekuranganya,\" jelasnya. Sementara itu, lima sektor PAD yang sampai saat ini sudah mencapai target adalah sektor penyertaan modal ke Bank Bengkulu Rp 2,49 miliar. Sementara sektor pajak daerah sampai saat ini baru Rp 1,3 miliar dari target Rp 2,3 miliar. Sementara sektor PAD yang sah lainnya baru Rp 1,6 miliar dari target 2,38 miliar. Untuk diketahui, tahun 2013 ini target PAD Kaur jauh meningkat dibandingkan tahun 2012, dimana PAD Kaur ditargetkan sebesar Rp 7 miliar, dan terealisasi hanya 86 persen. \"Kita akan berusaha untuk menggerakkan SKPD mencapai targetnya, makanya kita melakukan evaluasi tiap triwulan terutama nanatinya pada triwulan IV pada bulan desember akan ada evaluasi bersama,\" jelasnya.(823)
PAD Sangat Rendah
Rabu 25-09-2013,21:52 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 05-08-2026,10:43 WIB
Tekan Angka Kecelakaan, Dirlantas Polda Bengkulu Petakan Jalur Rawan di Seluruh Bengkulu
Rabu 05-08-2026,10:41 WIB
Hadir Ringankan Masyarakat Saat Kemarau, MUI Manna Bersama Forkopimda Salurkan Air Bersih
Rabu 05-08-2026,10:37 WIB
Terseret Arus Saat menyelam, Remaja Enggano Ditemukan Meninggal
Rabu 05-08-2026,14:32 WIB
Hakim Vonis Latipa Tu'sadiah 3,5 Tahun Penjara dalam Kasus Penggelapan Dana CV Mandiri Sejahtera
Rabu 05-08-2026,14:36 WIB
Polda Bengkulu Bongkar Jaringan Sabu, Tiga Orang Ditangkap dengan Barang Bukti 205 Gram
Terkini
Rabu 05-08-2026,20:00 WIB
BTN Bengkulu Tegaskan Sengketa dengan Pengembang Bukan Ranah Bank, Hormati Langkah Hukum LPK-RI
Rabu 05-08-2026,18:45 WIB
Oknum Kadis Buka Suara soal Video Viral, DPRD Minta Inspektorat Ungkap Fakta dan Pulihkan Nama Baik
Rabu 05-08-2026,18:41 WIB