CURUP, BE - Diduga melakukan aktivitas yang meresahkan, seorang warga diketahui bernama Arie, warga luar Kabupaten Rejang Lebong diamankan Provos Kodim 0409 Rejang Lebong di Pasar Atas Curup, Jum\'at (20/09) sekitar pukul 09.30 WIB. Arie tidak memiliki kartu penduduk, hanya saja yang bersangkutan memiliki kartu pengenal dengan kop Badan Narkotika Nasional, berstatus Korlap Bengkulu-2. Sayangnya tidak ada tanda tangan pejabat terkait yang menandatangani kartu BNN yang selama ini telah meresahkan warga tersebut. Kepala UPT Pasa,r Zulkarnain mengungkapkan, Arie memang cukup sering berkunjung ke kantornya, dan mengaku anggota intelejen narkotika untuk kawasan Lebong, Kepahiang dan Rejang Lebong, dengan 5 orang anggota. \"Namun saya heran yang bersangkutan ini sering sekali datang ke kantor saya dan menanyakan prihal pembangunan Pasar Atas yang saat ini sedang berlangsung, saya jadi curiga, kok orang intelejen narkoba ngawasi pembangunan,\" ungkap Zulkarnain. Bahkan Zulkarnain mengungkapkan, jika Arie tersebut berniat akan melaporkan pembangunan yang berjalan, apabila tidak sesuai. \"Dia ngaku aparat kita layani dengan baik, namun tingkahnya lama-lama mencurikan. Makanya diamankan anggota TNI dan Polsek Curup yang bertugas, karena kami curiga dipinggang yang bersangkutan juga da HT,\" terangnya. Bukan hanya kepala pasar, Babinsa Pasar Atas Helmi mengaku juga sempat dikelabui oknum anggota BNN gadungan tersebut. \"Yang bersangkutan mengaku perwira dari angkatan laut Cilandak berpangkat Serka saya percaya saja. Bahkan sempat saya ajak ke rumah makan bersama. Lama-lam saya curiga juga, karena pakaian yang digunakna saya lihat jarang ganti,\" ungkap Helmi. Pengalaman dikelabui oknum anggota BNN juga dialami petugas DLLAJ Dinas Pehubungan dan Kominfo Rasidi. Kepada Bengkulu Ekspress Rasidi mengaku sempat diperintah oleh Arie tersebut, untuk menghentikan kendaraan karena mengganggu pedagang. \"Saya diperintah menghentikan kendaraan, saya pikir yang bersangkutan memang aparat. Namun saya sempat menolak juga karena saya bukan anak buahnya,\" tegasnya. Sementara itu, Dandim 0409 RL Letkol Kavaleri Sugi Mulyono menerangkan, hasil pemeriksaan nama lengkap Arie iala Arif Wijaya yang mengaku asal Magelang dan tinggal di rumah kontrakan depan Masjid Jamik Jalan Merdeka, dengan status duda anak satu. \"Yang bersangkutan tidak memiliki identitas yang jelas, untuk kartu BNN juga masih kita ragukan. Karena itu yang bersangkutan kita limpahkan ke Polres Rejang Lebong untuk penyelidikan lebih lanjut. Sejauh ini memang belum ada korban yang melapor menjadi korban penipuan dengan kerugian materil,\" tegas Sugi. Dibagian lain, Arie mengungkapkan, hal yang dilakukannya tersebut sebagai bentuk keprihatinan dengan maraknya peredaran narkoba di Rejang Lebong, sehingga terpanggil untuk ikut memeranginya.(999)
Aparat Gadungan Ditangkap
Sabtu 21-09-2013,14:30 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 10-08-2026,14:00 WIB
HS, DPO Kasus MinyaKita Ditangkap di Bengkulu, Polisi Dalami Rantai Produksi dan Distribusi
Senin 10-08-2026,11:44 WIB
19 BUMDes Kedurang Digembleng, Pemkab Bengkulu Selatan Ingin Jadi Mesin Ekonomi Desa
Senin 10-08-2026,13:11 WIB
PT Cakrawala Dinamika Energi Ikut Semarakkan Panjat Pinang HUT ke-81 RI
Senin 10-08-2026,12:00 WIB
Genjot PAD dan Investasi, Wabup Kaur Belajar Tata Kelola ke Pemkot Semarang
Senin 10-08-2026,15:25 WIB
Ketua Yayasan Bantah Guru SDIT Rabbani Diberhentikan, Surat dari Sekolah Dinilai Tak Sah
Terkini
Senin 10-08-2026,17:24 WIB
Andalkan Inpres, Pembangunan Jalan Provinsi Bengkulu 2026 Tunggu Kucuran Pemerintah Pusat
Senin 10-08-2026,17:22 WIB
Pemkot Bengkulu Ikut Meriahkan Road to HKAN 2026, Lepasliarkan Tukik dan Elang Bondol
Senin 10-08-2026,17:21 WIB
Dinsos Kota Bengkulu Tingkatkan Pemahaman Pegawai soal Disabilitas
Senin 10-08-2026,17:17 WIB
Pemkab Mukomuko Siapkan Pasar Murah 10 Hari untuk Stabilkan Harga Pangan
Senin 10-08-2026,17:14 WIB