AIR NIPIS, BE - Akibat hujan beberapa waktu lalu telah menyebabkan sejumlah sungai di Bengkulu Selatan meluap. Luapan sungai ini ternyata berdampak terhadap kerusakan jalan raya yang ada didekatnya. Kerusakan itu terjadi diantaranya terjadi di jalan raya menuju Desa Muara Danau, Penantian Kecamatan Seginim dan Desa Padang Lebar Kecamatan Air Nipis. Bahkan kondisi jalan ini sebagian sudah ada yang amblas dan jatuh ke sungai. \"Akibat air Sungai Air Nipis meluap telah menghantam jalan menuju desa kami, dan saaat ini sebagian sudah ada yang terjun ke sungai,\" keluh Kepala Desa Muara Danau, Simin Hayadi kepada BE kemarin. Menurutnya, jalan yang jatuh ke sungai itu ada selebar 30 centi meter dengan panjang 20 meter. Dengan kondisi ini, warga di tiga desa dengan jumlah sekitar 1.500 jiwa ini merasa khawatir. Pasalnya kendaraan roda empat sudah harus ekstra hati-hati jika mau melintas di jalan tersebut. Jika tidak maka dapat berakibat patal. Terlebih lagi jalan itu merupakan jalan satu-satunya penghubung ketiga desa itu dengan Desa Palak Bengkerung Kecamatan Air Nipis sebagai akses menuju jalan raya. Ditambah lagi di tiga desa ini merupakan daerah pertanian utama di Kecamatan Seginim dan Air Nipis. Jika jalan tersebut benar-benar putus, maka warga kesulitan untuk keluar. \"Kalau jalan terus dibiarkan saya rasa tidak akan lama lagi akan benar-benar putus, dan kami tidak akan bisa keluar lagi, \" ungkapnya. Tidak hanya itu, sambung dia, di tiga desa ini ada tiga unit SD dimasing-masing desa, ditambah lagi ada SMP di Desa Muara Danau. Oleh karena itu dirinya berharap agar Pemda dapat memperhatikan kondisi jalan menuju ke tiga desa ini. Diantaranya membangun pelapis tebing atau talut. Agar jalan tidak kembali rusak dan pengendarapun tidak takut lagi melintas di jalan ini. \"Harapan kami dibangun penahan tebing agar jalan tidak jatuh ke sungai lagi, \" harapnya. (369)
Tiga Desa Terancam Terisolir
Kamis 19-09-2013,20:37 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Sabtu 07-11-2026,06:58 WIB
Bank di Prancis Jadi Sasaran Peretasan, Hacker Diduga Curi Dana Rp14,18 Triliun!
Sabtu 07-11-2026,06:59 WIB
Survei AHA Commerce: 82 Persen Karyawan Mengaku Puas dengan Budaya Kerja Perusahaan
Sabtu 07-11-2026,17:40 WIB
Bengkulu Rawan Gempa dan Tsunami, PAPDI Diminta Perkuat Kesiapan Dokter Hadapi Bencana
Sabtu 07-11-2026,12:32 WIB
Hadapi Musim Hujan, BPBD Mukomuko Dorong Warga Biasakan Mitigasi Bencana
Sabtu 07-11-2026,07:00 WIB
Nelayan Bengkulu Wajib Tahu! Ini Cara Mudah Klaim Asuransi Keselamatan Kerja di Tahun 2026
Terkini
Sabtu 07-11-2026,19:48 WIB
Unived Gelar SNASIKOM 2026 Secara Hybrid, Bahas Kedaulatan Kognitif di Era AI
Sabtu 07-11-2026,17:40 WIB
Bengkulu Rawan Gempa dan Tsunami, PAPDI Diminta Perkuat Kesiapan Dokter Hadapi Bencana
Sabtu 07-11-2026,17:38 WIB
Hadapi Ancaman Bencana, Helmi Hasan Boyong Seluruh Bupati dan Wali Kota Bengkulu Temui Kepala BNPB
Sabtu 07-11-2026,17:37 WIB
Dua Jam Menunggu, Nasabah BNI Bengkulu Protes: Nomor Antrean Kalah oleh Panggilan Nama
Sabtu 07-11-2026,12:34 WIB