BENTENG, BE - Ternyata pembuatan kartu kuning secara gratis yang diucapkan oleh Kepala Dinas Sosial, Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng) hanya sebatas dimulut saja. Pasalnya para pembuat kartu kuning mengeluhkan persoalan pungutan liar (pungli) dalam membuat kartu kuning tersebut. Bahkan pungli yang dipatok oleh oknum Dinsosnakertrans itu, berkisar dari senilai Rp 10 ribu hingga Rp 25 ribu/orang. Belum lagi proses pembuatanya yang cukup lama dan terkadang harus menunggu berhari - hari. \"Di koran berkoar - koar jika pembuatan kartu kuning gratis, namun kenyataan masih juga membayar,\" celetuk seorang pembuat kartu kuning mengaku bernama Evi, kemarin di kantor Dinsosnakertrans. Menurutnya, uang pungli yang diminta oleh oknum Dinsosnakertrans itu bukan hanya secara sukarela atau seberapa saja dikasih. Namun sudah dipatok oleh oknum PNS tersebut. Jika tidak diberikan uang pungli itu, maka kartu kuningnya tidak akan dikeluarkan atau tidak dapat. Kalau uang pungli itu masuk ke PAD (Pendapatan Asli Derah) dan memang ada tarifnya mereka tidak keberatan. Namun uang pungli itu masuk ke kantong pribadinya. \"Jika uang pungli kartu kuning ini masuk kekantong apa tidak korupsi namanya,\" tandasnya. Sementara itu, Kadinsosnakertrans Benteng, Meizuar tidak menampik adanya pungli pada pembuatan kartu kuning tersebut. Hanya saja, hal itu atas ulah oknum pihaknya yang melakukan punggutan sembarangan tanpa berkoordinasi terlebih dahulu. Hanya saja, pungli dari kartu kuning itu sudah dikembalikan kepada yang bersangkutan. \"Memang ada namun sudah saya suruh untuk dibalikan,\" paparnya. Ia menambahkan, walaupun anak buahnya itu tidak sengaja didalam melakukan pungli tersebut, maka tetap akan diberikan sanksi sesuai dengan tingkat kesalahannya. sebab, apa yang dilakukan oleh oknumnya itu sudah jelas menyalahi aturan yang ada. \"Tetap kita berikan sanksi,\" pungkasnya.(111)
Ada Pungli Kartu Kuning
Selasa 10-09-2013,12:30 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 24-03-2026,19:15 WIB
Sopir Tak Tersedia, Jenazah Diantar Pickup, Pemkab Lebong Bertindak
Selasa 24-03-2026,17:13 WIB
DPRD Soroti Seleksi 11 JPT Pratama Pemkot Bengkulu, Tekankan Transparansi dan Kualitas Pejabat
Selasa 24-03-2026,17:18 WIB
Hari Pertama Masuk Kerja, ASN Mukomuko Wajib Hadir, Pemkab Siapkan Sidak ke OPD
Selasa 24-03-2026,18:53 WIB
Tarif Pantai Cemoro Sewu Disorot, BKSDA Bengkulu Tegaskan Sudah Sesuai Aturan
Selasa 24-03-2026,17:27 WIB
Pengamanan Diperketat, Polisi Jaga Wisata dan Hiburan di Mukomuko
Terkini
Selasa 24-03-2026,19:15 WIB
Sopir Tak Tersedia, Jenazah Diantar Pickup, Pemkab Lebong Bertindak
Selasa 24-03-2026,19:01 WIB
Diduga Diintimidasi dan Tak Terima Hak, Lima Karyawan SPBU di Bengkulu Mengadu ke Disnaker
Selasa 24-03-2026,18:55 WIB
Patroli Satpol-PP di Pantai Lentera Merah, Wisatawan Diingatkan Utamakan Keselamatan
Selasa 24-03-2026,18:53 WIB
Tarif Pantai Cemoro Sewu Disorot, BKSDA Bengkulu Tegaskan Sudah Sesuai Aturan
Selasa 24-03-2026,18:50 WIB