KOTA MANNA, BE - Berkas penyidikan kasus korupsi pengadaan peralatan kebersihan pada Kantor Lingkungan Hidup (KLH) hingga saat ini belum juga lengkap (P21). Bahkan sudah dua kali berkas tersebut dikembalikan jaksa ke penyidik Polres (P19). Hal ini dibenarkan Kasat Reskrim Mapolres Bengkulu Selatan, AKP Farouk Oktora SH SIK kemarin. \"Memang berkas masih ada kekurangan alat bukti berupa keterangan saksi ahli,\" katanya. Guna melengkapi berkas itu, penyidik sudah mengajukan saksi ahli dari Jakarta. Dibutuhkannya keterangan saksi ahli itu diantaranya, untuk memastikan apakah pengadaan peralatan kebersihan seperti kontainer, kotak sampah dan gerobak sampah benar-benar tidak sesuai dengan petunjuk pelaksana dan petunjuk teknis (juklak-juknis). Hanya saja dirinya belum dapat memastikan kapan akan meminta keterangan saksi ahli tersebut. Pasalnya pihaknya sedang menunggu jadwal saksi ahli itu bisa ke BS ataupun ada waktu untuk dapat dimintai keterangan. \"Untuk jadwal masih menunggu kabar dari Jakarta, mudah-mudahan setelah didapat keterangan saksi ini berkas perkara sudah lengkap dan sudah bisa dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor oleh jaksa penuntut umum (JPU), \" terangnya. Sekedar mengingatkan, tahun 2012 lalu KLH BS memiliki program pengadaan alat-alat kebersihan dengan sumber dana dari Kementrian Lingkungan Hidup sebesar RP 1,1 M. Dana tersebut untuk pengadaan kontainer, kotak sampah dan gerobak sampah. Hanya saja dalam pelaksanaannya terjadi penyimpangan hingga dari hasil audit BPKP ada kerugian negara mencapai Rp 278 juta. Akhirnya penyidik Polres pun menetapkan Kepala KLH BS, Abdul Karim Yahya SE dan pejabat pelaksana teknus kegiatan (PPTK) Aji Zulkarnain sebagai tersangka. (369)
Kembali Datangkan Saksi Ahli
Senin 09-09-2013,22:37 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 23-09-2026,10:13 WIB
HP RAM 8 GB Makin Terjangkau, Ini 5 Pilihan Harga Rp2-3 Jutaan
Rabu 23-09-2026,10:34 WIB
Bukan Sekadar Terapi, Pasien Kanker Butuh Pendampingan, MRCCC Siloam Perkuat Peran Perawat Onkologi
Rabu 23-09-2026,10:44 WIB
Prof Ary Ungkap Diplomasi Spiritual di Balik Penguatan Hubungan Indonesia-Malaysia
Rabu 23-09-2026,14:19 WIB
Ahmadianto Saputro, Putra Bengkulu Selatan yang Raih Gelar Doktor di Usia Muda
Rabu 23-09-2026,14:36 WIB
Sidang Korupsi SKU-AVR PLTA Musi, Saksi Ungkap Pengadaan Didominasi PT Hensan
Terkini
Rabu 23-09-2026,15:13 WIB
Pemkot Bengkulu Siapkan Program Satu Kelurahan Satu Komoditas untuk Dorong Ekonomi Warga
Rabu 23-09-2026,15:12 WIB
Pemkot Bengkulu Digitalisasi Retribusi Parkir, Pembayaran QRIS Mulai Diterapkan
Rabu 23-09-2026,15:10 WIB
BI Bengkulu Dorong Digitalisasi Pajak Daerah Lewat QRISTO
Rabu 23-09-2026,15:00 WIB
Jasad Ditemukan di Enggano Ternyata Surakhman, ABK Kapal yang Hilang Bersama Jurnalis
Rabu 23-09-2026,14:53 WIB