BENGKULU, BE- Rencana redenominasi atau penyederhanaan nilai mata uang menjadi lebih kecil tanpa mengubah nilai tukarnya masih menunggu pengesahan dari DPR RI. Hal ini disampaikan oleh Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Bengkulu, Yuwono beberapa waktu lalu. \"Saat ini kita masih menunggu persetujuan DPR RI, apakah mereka akan menyetujui redenominasi atau tidaknya,\" ungkap Yuwono. Jika nantinya DPR RI Mengesahkan rencana redenominasi tersebut maka langkah selanjut yang diambil BI adalah dengan melakukan kegiatan sosialisasi. Dan kegiatan sosialisasi ini akan membutuhkan waktu yang cukup lama. Yuwono mengatakan setidaknya membutuhkan waktu tiga tahun untuk mensosialisasikan redenominasi ini. \"Karena Indonesia memiliki daerah yang sangat luas, sehingga membutuhkan waktu yang cukup lama untuk melakukan sosialisasi. Bahkan Deputi Gubernur BI Dr Halim Alamsyah pada saat datang ke Bengkulu beberapa waktu lalu mengatakan setidaknya kita membutuhkan 3 tahun untuk melakukan sosialisasi,\" tambahnya. Lebih lanjut Yuwono menjelaskan selain faktor luas wilayah yang sangat luas faktor lain yang menjadi masalah sendiri adalah masih banyaknya masyarakat yang belum memahami makna dari redenominasi tersebut, bahkan tak jarang masyarakat masih beranggapan bahwa Redenominasi sama dengan sanering atau pemotongan nilai uang seperti yang pernah dilakukan pemerintah pada tahun 1959 dulu. \"Saat ini masih banyak masyarakat kita yang belum mengetahui bagaimana redenominasi itu sebenarnya, jangankan untuk masyarakat di pedesaan, di perkotaan saja masih banyak yang belum paham,\" tambahnya. Saat redenominasi ini dilakukan maka masyarakat akan mudah dalam melakukan transaksi terutama mereka yang biasa berteransaksi dengan uang luar. Karena menurut selama ini uang kita yang jumlahnya banyak jika ditukarkan dengan uang dari luar negeri atau dolar maka jumlahnya akan sedikit. \"Redenominasi dilaksanakan agar lebih efisien dalam menggunakan rupiah,\" jelasnya.(251)
Redenominasi Tunggu Persetujuan DPR
Kamis 05-09-2013,13:30 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 29-10-2026,11:45 WIB
Tragedi Kereta Cepat di Spanyol: 68 Orang Tewas, Ratusan Lainnya Terluka
Kamis 29-10-2026,11:23 WIB
Setahun Sekolah Rakyat, 44 Ribu Anak Nikmati Pendidikan Gratis, Gus Ipul Terharu
Kamis 29-10-2026,11:12 WIB
6 Pantangan Weton Jumat Kliwon Menurut Primbon Jawa, Ini 4 Hari yang Dipercaya Naas
Kamis 29-10-2026,10:36 WIB
Mengenal Harm Reduction, Pendekatan Pemulihan Adiksi Tanpa Harus Berhenti Total
Kamis 29-10-2026,11:07 WIB
dr. Zaidul Akbar Ungkap 3 Makanan Pemicu Perut Buncit, Kolesterol Tinggi dan Asam Urat
Terkini
Kamis 29-10-2026,19:05 WIB
Sekolah Rakyat Mukomuko Ditargetkan Terima Siswa Perdana Juli 2027
Kamis 29-10-2026,19:02 WIB
Pemkot Bengkulu Perkuat Sinergi OPD, Targetkan Layanan PAUD HI Terpenuhi pada 2027
Kamis 29-10-2026,18:58 WIB
Tak Tunggu Tahapan Pemilu, KPU Mukomuko Benahi Data Pemilih Sejak Dini
Kamis 29-10-2026,18:54 WIB
Program Bengkulu-ku Terang Benderang, Dishub Catat 1.948 Realisasi Lampu Jalan Sepanjang 2026
Kamis 29-10-2026,18:51 WIB