PINO RAYA, BE - Semenjak beroperasi akhir Maret 2013 lalu, PT Sinar Bengkulu Selatan (SBS) yang mengolah buah sawit menjadi minyak mentah telah membawa perubahan warga sekitar. Bukan hanya perubahan positif, tetapi juga negatif. Diantaranya warga mengaku mencium bau limbah busuk sejak perusahaan itu beropeasi. \"Bau busuk yang ditimbulkan oleh limbah PT SBS ini sangat mengganggu warga,\" ujar Aprikam Siswanto SH, anggota Komisi B DPRD BS yang juga warga Kecamatan Pino Raya yang merasakan langsung dampak bau limbah PT SBS ini. Sebab itu Aprikam meminta Pemkab BS untuk dapat mengevaluasi perizinan PT SBS itu. Diantaranya dapat memerintahkan pihak PT SBS untuk dapat mengolah limbahnya dengan baik supaya tidak menimbulkan bau yang busuk yang meresahkan warga. Sebab jika setiap hari warga harus merasakan bau busuk itu akan dapat memancing emosi warga dan akhirnya menjadikan mereka berbuat anarkis. \"Pemda harus cepat tanggap jangan sampai warga emosi dan akhirnya kelangsungan PT SBS terganggu,” imbaunya. Sementara itu Wakil Ketua II DPRD BS, Drs Gunadi Yunir mengaku kecewa dengan sikap Bupati BS yang seakan acuh tak acuh dengan keluhan warga. Disamping itu Bupati sering melintasi jalan di Kecamatan Pino Raya yakni jalan raya Desa Nanjungan letak PT SBS beroperasi namun seakan Bupati tidak tahu jika bau yang ditimbulkan oleh limbah perusahaan itu busuk. Atau bahkan dirinya menduga Bupati tidak peduli dengan bau busuk yang dirasakan warga sekitar. \"Kondisi bau busuk yang dirasakan warga itu sudah berlangsung lama, namun belum ada langkah konkret dari pemda untuk menghilangkan atapun minimal mengurangi bau busuk itu,\" katanya. Kondisi ini, kata Gunadi, diperparah dengan belum adanya izin resmi PT tersebut beroperasi. Sebab itu dirinya meminta agar Bupati tidak tinggal diam untuk segera memerintahkan pihak PT mengurus izin resmi beroperasi. Sebab pihak PT itu melakukan uji coba sudah lama yaitu akhir Maret lalu atau lebih dari 5 bulan. Bahkan untuk uji coba PT Bengkulu Sawit Lesatri (BSL) di Kecamatan Kedurang Ilirpun sudah muai Desember 2012 lalu atau hampir satu tahun. Namun tampaknya Bupati pun seakan tidak peduli. \"Sepertinya Bupati kurang memperhatikan kedua PT itu, masa uji coba saja hampir satu tahun, kapan resminya dan memberikan kontribusi bagi Pemda BS. Seharusnya Bupati cepat tanggap dan apa yang menjadi keluhan warga dapat segera ditindaklanjuti.\" tandasnya.(369)
Bau Limbah Resahkan Warga
Senin 02-09-2013,20:45 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 22-07-2026,16:04 WIB
Wali Kota Bengkulu Siapkan Diskon hingga Pembebasan PBB bagi Warga Kurang Mampu
Rabu 22-07-2026,15:16 WIB
Mencegah Korupsi Anggaran Desa, Kejari Bengkulu Selatan Bekali Kades Lewat Program Jaksa Jaga Desa
Rabu 22-07-2026,15:59 WIB
Festival Pantai Panjang 2026 Siap Digelar, Pemkot Bengkulu Targetkan 200 UMKM Ramaikan Expo Pesisir
Rabu 22-07-2026,16:06 WIB
Wali Kota Bengkulu Instruksikan OPD Lebih Aktif Publikasikan Kinerja di Media Sosial
Rabu 22-07-2026,15:13 WIB
Jamin Keadilan Harga TBS, Pemkab Bengkulu Selatan Fasilitasi MoU Petani dan PKS
Terkini
Rabu 22-07-2026,16:06 WIB
Wali Kota Bengkulu Instruksikan OPD Lebih Aktif Publikasikan Kinerja di Media Sosial
Rabu 22-07-2026,16:04 WIB
Wali Kota Bengkulu Siapkan Diskon hingga Pembebasan PBB bagi Warga Kurang Mampu
Rabu 22-07-2026,16:01 WIB
Pemkot Bengkulu Luncurkan Turnamen Sepak Bola Pantai Perdana untuk Pelajar
Rabu 22-07-2026,15:59 WIB
Festival Pantai Panjang 2026 Siap Digelar, Pemkot Bengkulu Targetkan 200 UMKM Ramaikan Expo Pesisir
Rabu 22-07-2026,15:55 WIB