Ashanty Bintang Utama, Anang Hanya Figuran

Minggu 01-09-2013,08:30 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar

SETELAH duet di panggung musik, Anang dan Ashanty main film bareng. Keduanya membintangi Romantini bersama anak mereka, Aurel.

”Belum pernah kita bertiga nyanyi, tapi malah film duluan,” kata Anang seperti yang dilansir INDOPOS (JPNN Group), Sabtu (31/8).

Awalnya, dia sempat ragu menerima tawaran tersebut. Begitu pun saat Ashanty dan Aurel meminta izin untuk membintangi film garapan Monty Tiwa tersebut. Apalagi, Ashanty menjadi bintang utama, tidak seperti dirinya yang hanya figuran.

”Aku nggak nyangka istriku dan anakku nggak malu-maluin. Awalnya aku tanya mereka, yakin nih sanggup main film. Tapi yang aku lihat, (akting) mereka tidak malu-maluin,” tuturnya.

Peran Ashanty cukup menantang. Yakni sebagai Kartini, seorang penyanyi kampung yang merantau ke kota besar dan akhirnya menjadi penyanyi karaoke. Lawan mainnya, aktor muda Mario Irwinsyah.

Saat meminta izin pada sang suami, hanya satu pesannya. ”Nggak boleh adegan ranjang,” ucap Ashanty lalu tertawa. ”Aku pasti mengizinkan apa yang dimauin istri dan anakku, asal baik dan bertanggung jawab,” timpal Anang.

Ashanty hanya butuh waktu dua minggu untuk mendalami perannya tersebut. ”Paling berat itu (adegan saat) ada tiga om-om yang masuk (ke tempat karaoke). Aku harus beradegan nemenin, merokok, pura-pura mabuk, padahal aku bukan perokok. Banyak yang harus didalami,” ungkapnya.

Di tengah-tengah proses syuting, Ashanty harus menelan pil pahit. Janin yang ada diperutnya, tidak bisa dipertahankan. Dia keguguran, dan sempat membuat kru panik. Namun, itu tidak membuatnya trauma.

”Trauma nggak ya. Film itu kan kerja tim, saat aku pamit nggak syuting, memang aku sudah nggak kuat lagi. Aku tiba-tiba keguguran. Ke depannya, kalau main film lagi aku tahu diri. Kalau tidak dalam kondisi yang benar-benar sehat, aku nggak mau. Kalau sehat, Insyallah ada film kedua,” ujarnya.

Menurutnya, main film sangat menyenangkan. Selain bisa mengasah kemampuan aktingnya, banyak pelajaran yang didapat dari perannya. ”Pelajarannya, kegagalan kita (orangtua) bukan berarti kegagalan anak. Pelajaran lain, saat rumah tangga goyah, bagaimana bisa bertahan,” terangnya. Sejak mengalami keguguran, Ashanty membatasi aktivitas keartisannya. Soal pekerjaan, sang suami diakuinya sangat cerewet. ”Aku kurangi pekerjaan.  Mas Anang itu batasi banget. Promo (album) saja, duet,” tambahnya.

Seperti Anang, dia pun sudah tidak sabar punya momongan. Aurel pun diakuinya ingin cepat-cepat punya adik lagi. ”Masih usaha, Insyallah kehilangan kemarin kita bisa terima. Insyallah dikasih di waktu yang tepat,” pungkasnya. (ash)

Tags :
Kategori :

Terkait