KOTA MANNA, BE - Meskipun sudah hampir satu tahun melakukan penyelidikan kasus dana bantuan operasional penyelenggara (BOP) PAUD 2012 lalu, namun hingga kemarin pihak Kejaksaan Negeri Manna masih ragu menetapkan tersangkanya. Padahal sebelumnya jaksa penyidik sudah berkeyakinan ada kerugian negara akibat adanya dugaan pungutan liar dari oknum pejabat Dinas Dikpora BS tahun 2012 lalu. Ditambah lagi Rabu (28/8) tim jaksa penyidik kasus PAUD sudah melakukan ekspose kasus PAUD ini tingkat intern. Bahkan pihak Kejari Manna akan meminta petunjuk Kejaksaan Tinggi Bengkulu dahulu sebelum menetapkan tersangkanya. \"Memang kami Rabu lalu sudah gelar ekpose intern sesama penyidik di ruang Kajari namun hasilnya belum bisa kami publikasikan,\" ujar Kasi Pidsus, Adi Purnama SH MH kemarin. Begitupun hasil dari ekspose itu, ia hanya menyatakan masih ada berkas yang kurang. Akan tetapi dirinya masih merahasiakannya. Namun sambung dia, pihaknya mempersilakan jaksa penyidik untuk melengkapi kembali data tersebut. Setelah itu baru akan diekspose di Kejaksaan Tinggi. Setelah itu pihaknya baru akan memastikan apakah akan ditingkatkan hingga ke penuntutan di pengadilan atau akan dihentikan. \"Kami akan koordinasikan dahulu dengan Kejaksaan Tinggi, nanti hasil ekspose di Kejati akan kami sampaikan pada media,\" kilahnya. Sekedar mengingatkan, pihak Kejari Manna sebelumnya begitu semangat melakukan penyelidikan terhadap kasus dugaan adanya pungutan liar pada dana BOP bagi 64 PAUD tahun 2012 lalu dengan total dana Rp 600 juta. Dalam pengusutan itu sudah 80 lebih saksi yang diperiksa bahkan sekkab BS Rudi Zahrial SE sudah mintai keterangan. Ditambah lagi jaksa penyidikpun sudah memperkirakan ada kerugian negara hingga sekitar Rp 36 juta. Namun belum juga ada kepastian penetapan tersangka.(369)
Jaksa Ragu Tetapkan Tsk PAUD
Sabtu 31-08-2013,20:10 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Sabtu 07-11-2026,06:58 WIB
Bank di Prancis Jadi Sasaran Peretasan, Hacker Diduga Curi Dana Rp14,18 Triliun!
Sabtu 07-11-2026,06:59 WIB
Survei AHA Commerce: 82 Persen Karyawan Mengaku Puas dengan Budaya Kerja Perusahaan
Sabtu 07-11-2026,17:40 WIB
Bengkulu Rawan Gempa dan Tsunami, PAPDI Diminta Perkuat Kesiapan Dokter Hadapi Bencana
Sabtu 07-11-2026,12:32 WIB
Hadapi Musim Hujan, BPBD Mukomuko Dorong Warga Biasakan Mitigasi Bencana
Sabtu 07-11-2026,07:00 WIB
Nelayan Bengkulu Wajib Tahu! Ini Cara Mudah Klaim Asuransi Keselamatan Kerja di Tahun 2026
Terkini
Sabtu 07-11-2026,19:48 WIB
Unived Gelar SNASIKOM 2026 Secara Hybrid, Bahas Kedaulatan Kognitif di Era AI
Sabtu 07-11-2026,17:40 WIB
Bengkulu Rawan Gempa dan Tsunami, PAPDI Diminta Perkuat Kesiapan Dokter Hadapi Bencana
Sabtu 07-11-2026,17:38 WIB
Hadapi Ancaman Bencana, Helmi Hasan Boyong Seluruh Bupati dan Wali Kota Bengkulu Temui Kepala BNPB
Sabtu 07-11-2026,17:37 WIB
Dua Jam Menunggu, Nasabah BNI Bengkulu Protes: Nomor Antrean Kalah oleh Panggilan Nama
Sabtu 07-11-2026,12:34 WIB