KEPAHIANG, BE - Seragam peserta Marching Band di Kepahiang diprotes Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kepahiang. Pasalnya, pakaian yang dikenakan peserta perlombaan itu kemarin (27/8) mulai dari tingkat SD hingga SMA untuk pertunjukan drum band HUT RI itu dinilai sarat porno aksi. Ketua MUI Kabupaten Kepahiang, Thobari Mu\'ad cukup menyayangkan penggunaan kostum para peserta pawai drumband ini. Menurutnya, kostum yang digunakan itu sangatlah minim, sehingga sangat tidak pantas untuk dikenakan. \"Terlebih lagi para peserta itu sebagaian besar berstatus siswa, mulai dari SD, SMP hingga SMA. Untuk itu kita berharap bahkan juga menghimbau agar pihak sekolah membenahi kostum drumband,\" ujar Thobari, kemarin. Dikatakannya, koreksi terhadap seragam drum band ini perlu dilakukan. Hal ini karena dengan menggunakan kostum seperti itu bukanlah amanah untuk mencerdaskan anak bangsa. Malah yang ada bisa sebaliknya, yakni degradasi moral. Padahal siswa itu seharusnya dididik dengan hal yang bermutu dan berakhlak mulia. \"Selain itu adat kita juga tidak membenarkan pakaian seperti itu. Kita harus ingat falsafah budaya bersendi sarak, sarak bersendi kitabullah. Jadi hal seperti itu harus dibenahi,\" jelansya. Sementara itu, Pembina Pondok Pesanteran Darussalam Kepahiang, Drs H Saukani juga menyampaikan hal yang serupa. Menurutnya dengan menggunakan kostum drum band yang sangat minim tersebut, secara tidak langsung bisa dikategorikan syarat pornofgrafi dan sudah tentu dilarang untuk dipertontonkan. \"Saya kira wajar jika MUI menyoroti penggunaan kostum seperti itu, karena menunjukkan arah kemungkaran. Disamping itu terkait masalah ini sudah seharusnya kita mengedepankan reformasi moral, yakni mulai dari berpenampilan baik dalam artian tidak mengumbar nafsu,\" katanya. Terpisah, Kepala Dinas Dikpora Kepahiang Mansori SH MH melalui Kabid Pemuda dan Olah Raga Drs Idris menyampaikan, kegiatan marching band tersebut diikuti ratusan peserta yang terdiri dari SD 6 regu, SMP 6 regu dan SMA 5 regu. \"Kegiatan ini masih dalam rangkaian memeriahkan HUT Kemerdekaan RI. Melalui kegiatan seperti ini hendaknya dapat menggali prestasi siswa, karena drumband sebagian besar merupakan kegiatan ekstrakulikuer dimasing-masing sekolah,\" tandansya. (505)
Seragam Drum Band Diprotes
Rabu 28-08-2013,17:37 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 24-07-2026,13:09 WIB
PT RAA Terancam Dieksekusi, Pengadilan Beri Waktu 8 Hari Bayar Hak Mantan Karyawan
Jumat 24-07-2026,09:00 WIB
Wakili Bengkulu di Nasional, Juara TSC 2026 Astra Motor Siap Tunjukkan Kompetensi Terbaik
Jumat 24-07-2026,13:44 WIB
Anggota DPRD Provinsi Bengkulu Anita Rosjonsyah Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan
Jumat 24-07-2026,14:43 WIB
Anggaran Terbatas, Pemkot Bengkulu Prioritaskan Perawatan 12 CCTV di Jalur Strategis
Jumat 24-07-2026,14:51 WIB
Targetkan Rekor Dunia, 15 Ribu Peserta Bakal Meriahkan Festival Pantai Panjang Bengkulu 2026
Terkini
Jumat 24-07-2026,16:11 WIB
KPK Limpahkan Perkara Bupati Nonaktif Rejang Lebong ke Pengadilan Tipikor Bengkulu, Sidang Segera Digelar
Jumat 24-07-2026,16:01 WIB
Saat Warga Salat Jumat, Kebakaran Hanguskan 7 Ruangan SMPN 19 Kota Bengkulu
Jumat 24-07-2026,14:56 WIB
Kemarau Picu Bunga Taman Kota Bengkulu Layu, DLH Optimalkan Penyiraman dan Gandeng Damkar
Jumat 24-07-2026,14:53 WIB
Tanpa Dana APBD, Festival Pantai Panjang Dinilai Jadi Contoh Kolaborasi yang Sukses
Jumat 24-07-2026,14:51 WIB