BENGKULU, BE - Bedengan di Jalan Cendrawasih RT 2 RW 1 Kelurahan Kebun Geran Kecamatan Ratu Samban, Kamis malam (15/8) sekitar pukul 21.00 WIB mendadak ramai. Sepasang sejoli yang tengah berbuat mesum digerebek di rumah kontrakan itu. Penggerebekan ini dilakukan karena warga sekitar sudah merasa geram dan marah atas perbuataan kedua perlaku yang dinilai sudah mengotori lingkungan sekitar TKP (Tempat Kejadian Perkara).\"Kita sudah melakukan sidang adat di kelurahan, hasilnya pelaku menyanggupi untuk melaksanakan cuci kampung dan membayar denda adat Rp 2,5 juta yang akan dibelikan kambing untuk pelaksaan cuci kampung tersebut,\" jelas Ketua RT 2, Darmansyah kepada di rumahnya, kemarin. Lebih lanjut, Darmansyah (46) mengatakan, kedua pelaku Ad (23) dan Dh (23) keduanya bukan warga setempat. Melainkan warga pendatang dari Bintuhan Kabupaten Kaur. Sedangkan pelaku perempuan yang tinggal di kontrakan itu. Sedangkan laki-laki tidak diketahui tinggal dimana. \"Ceweknya tinggal disini, saya tanya dengan warga ternyata perempuan itu baru 3 hari mengontrak. Tapi sudah berani mengurungkan laki-laki,\" jelasnya. Penggerbekan tersebut dilakukan karena warga sudah resah dengan perbuatan Dh yang telah berkurungan dengan teman laki-lakinya selama 3 malam berturut-turut tersebut. Sehingga kemarahan warga memuncak dan langsung menggerbek kedua pelaku. Ketika digerbek tersebut Ad (Laki-laki) dalam kondisi tanpa mengenakan celana.\"Keduanya mengakui telah melakukan hubungan badan, dan keduanya mengaku di depan warga siap menikah,\" terangnya. Lebih lanjut, Darmansyah mengungkap kedua pelaku sempat semalaman dititipkan di Mapolsek Ratu Samban pasca digerbek warga. Hal tersebut dilakukan aga kedua pelaku tidak melarikan diri serta untuk menghindari perbuataan anarkis warga terjadi.\"Saya tidak berani menjamin keselamatannya makanya kita titipkan di Polsek, dan kemarin sudah dilaksanakan sidang adat makanya keduanya kita lepas dibawah pulang oleh keluarganya,\" tutur Darmansyah. Pelaku diusir Sementara itu, dari hasil sidang adat kepada kedua pelaku yang dilaksanakan Jumat sore (16/8) sekitar pukul 15.00 WIB. Di kantor lurah Kelurahan Kebun Geran, dihasilkan 4 kesepakatan, yaitu pelaku diusir dari kediamannya di TKP, kedua pelaku diwajibkan melaksanakan cuci kampung dengan memotong kambing, harus menikah dan pelaku bersedia meminta maaf dihadapan warga secara langsung.\"Untuk cuci kampung dilaksanakan selasa nanti, di tempat keduanya berbuat,\" tutup Darmansyah.(320)
Penghuni Kontrakan Digrebek
Minggu 18-08-2013,10:50 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 13-03-2026,16:17 WIB
KPK Geledah Serentak 3 Lokasi di Rejang Lebong, Dua Koper Barang Bukti Disita
Jumat 13-03-2026,15:54 WIB
Cegah Arus Pendek Saat Mudik, Damkar Bengkulu Imbau Warga Lepas Regulator Kompor Gas
Jumat 13-03-2026,15:22 WIB
Polres Mukomuko Gelar Gerakan Pangan Murah, Bantu Masyarakat Dapatkan Sembako Terjangkau
Jumat 13-03-2026,15:10 WIB
Komunikasi Usang di Era Digital : Alasan Mengapa Publik Selalu Marah Dengan Program dan Kebijakan Pemerintah
Jumat 13-03-2026,14:42 WIB
Perkuat Konsep Eco-Hotel, Santika Indonesia Gandeng Rekosistem Kelola Limbah Operasional
Terkini
Sabtu 14-03-2026,12:57 WIB
Hendri Praja Jabat Plt Bupati, Pemprov Pastikan Pemerintahan Rejang Lebong Tetap Stabil
Sabtu 14-03-2026,12:55 WIB
Ahmad Kanedi Isyaratkan Banding Usai Divonis Bersalah di Kasus Mega Mall–PTM
Sabtu 14-03-2026,12:44 WIB
Kapan Zakat Mal Wajib Dibayar? Ini Syarat dan Jenisnya
Sabtu 14-03-2026,12:27 WIB
Gubernur Bengkulu Temui Menteri Komdigi, Bahas Sinyal Lemah di 40 Desa
Sabtu 14-03-2026,12:22 WIB