KOTA MANNA, BE - Adanya keinginan pemda Seluma dan Kaur untuk segera memasang gapura di daerah perbatasan ditentanga dari Pemda Bengkulu Selatan. Pasalnya pemasangan gapura itu nanti akan mengundang kisruh di di daerah perbatasan. Sebab meskipun gugatan Bengkulu Selatan ditolak Mahkamah Konstitusi terkiat tapal batas. Namun belum ada kepastian mengenai titik koordinat batas wilayah. Oleh Karena itu Pemda BS meminta pemda Seluma untuk tidak memasang gapura sebelum adanya kepastian batas wilayah. Hal ini diungkapkan Sekkab BS, Rudi Zahrial SE kemarin. \"Saya harap untuk tidak memasang gapura, sebab akan menimbulkan konflik baru dan bisa membuat hubungan BS dengan Seluma dan BS dengan Kaur dapat memanas, \" katanya. Terlebih lagi saat ini pemda BS telah mengupayakan untuk meminta Menteri Dalam Negeri agar dapat menetapkan titik koordinat batas wilayah BS dengan kedua kabupaten Pemekaran itu. Jika titik koordinat sudah ditetapkan, maka dirinya mempersilahkan kedua kabupaten itu memasang gapura. \"Saat ini kami telah mengupayakan supaya ada kepastian titik koordinat tapal batas pada Mendagri, sehingga ke depannya masalah tapal batas tidak bermasalah lagi,\" terangnya. Sementara itu Kepala Desa Selali Kecamatan Pino Raya, Mislanudin juga mengaku cemas. Pasalnya hingga saat ini perbatasan desanya dengan Kecamatan Semidang Alas Maras Kabupaten Seluma belum ada kepastian. Bahkan sebelumnya sempat pemerintah seluma mengklaim batas wilatah didekat SMKN 2 Seluma. Sebab itu warga di Selali tersebut sangat berharap adanya kepastian batas wilayah agar ada kepastian apakah masuk dalam wilayah BS atau masuk Seluma. \"Desa kami merupakan perbatasan dengan kabupaten seluma, kami berharap ada titk koordinat batas wilayah sehingga warga kami mendapat kepastian apakah masih warga BS atau warga Seluma,\" harapnya.(369)
Kaur dan Seluma Dilarang Pasang Gapura
Rabu 31-07-2013,17:07 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Sabtu 07-11-2026,06:58 WIB
Bank di Prancis Jadi Sasaran Peretasan, Hacker Diduga Curi Dana Rp14,18 Triliun!
Sabtu 07-11-2026,06:59 WIB
Survei AHA Commerce: 82 Persen Karyawan Mengaku Puas dengan Budaya Kerja Perusahaan
Sabtu 07-11-2026,17:40 WIB
Bengkulu Rawan Gempa dan Tsunami, PAPDI Diminta Perkuat Kesiapan Dokter Hadapi Bencana
Sabtu 07-11-2026,12:32 WIB
Hadapi Musim Hujan, BPBD Mukomuko Dorong Warga Biasakan Mitigasi Bencana
Sabtu 07-11-2026,07:00 WIB
Nelayan Bengkulu Wajib Tahu! Ini Cara Mudah Klaim Asuransi Keselamatan Kerja di Tahun 2026
Terkini
Sabtu 07-11-2026,19:48 WIB
Unived Gelar SNASIKOM 2026 Secara Hybrid, Bahas Kedaulatan Kognitif di Era AI
Sabtu 07-11-2026,17:40 WIB
Bengkulu Rawan Gempa dan Tsunami, PAPDI Diminta Perkuat Kesiapan Dokter Hadapi Bencana
Sabtu 07-11-2026,17:38 WIB
Hadapi Ancaman Bencana, Helmi Hasan Boyong Seluruh Bupati dan Wali Kota Bengkulu Temui Kepala BNPB
Sabtu 07-11-2026,17:37 WIB
Dua Jam Menunggu, Nasabah BNI Bengkulu Protes: Nomor Antrean Kalah oleh Panggilan Nama
Sabtu 07-11-2026,12:34 WIB