KEPAHIANG, BE - Masyarakat Kepahiang diminta bijak dalam menggunakan pupuk bersubsidi di Kepahiang. Hal menyusul jumlah pupuk bersubsidi yang diperoleh Kepahiang hanya sebesar 1.500 ton pertahunnya. \"Kita harapkan masyarakat dalam hal ini petani bisa bijak dalam menggunakan pupuk bersubsidi, sehingga petani yang memang sangat membutuhkan bisa terpenuhi kebutuhan pupuk bersubsidinya,\" ujar Sekda Kabupaten Kepahiang Drs Hazairin A Kadir MM kepada BE. Dikatakannya, jatah pupuk bersubsidi ini sesuai dengan kouta dari pemerintah pusat langsung. Yang mana pendistribusian pupuk ini dilakukan langsung oleh distributor pupuk bersubsidi kepada para kios di Kepahiang. \"Pupuk bersubsidi ini didistribusikan dari PT Pusri kepada distributor dan selanjutnya di kirim ke kios-kios. Dari kios itulah nantinya petani memperoleh kebutuhan pupuk tersebut,\" jelasnya. Menurutnya, dengan kebutuhan pupuk bersubsidi yang hanya sebanyak 1.500 ton pertahunya belum mencukupi kebutuhan lahan perkebunan milik petani. Sehinggga distributor pupuk bersubsidi yang ada saat ini di Kepahiang yakni Berkah Tani dan Citra Jaya harus turut serta transparan dalam menyalurkan pupuk ke kios-kios dan para petani yang tergabung dalam kelompok tani. \"Selain petani, pihak distributor pupuk juga kita minta pengawasan dalam penyaluran pupuk bersubsidi ini,\" tandasnya. (505)
Bijak Gunakan Pupuk Subsidi
Sabtu 27-07-2013,18:30 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 27-07-2026,10:03 WIB
Daftar 26 Mahasiswa Baru S2 Ilmu Komunikasi Universitas Bengkulu yang Lulus Tes TPA dan Wawancara
Senin 27-07-2026,11:06 WIB
Sambut HUT RI ke-81, AMJ Gelar Turnamen Badminton Berhadiah Rp10 Juta
Senin 27-07-2026,19:36 WIB
Ketika Diam Menjadi Sinyal: Membaca Fenomena Silent Struggle dalam Perspektif Ilmu Komunikasi
Senin 27-07-2026,15:55 WIB
Waspada Kemarau, Damkar Kota Bengkulu Imbau Warga Tidak Membakar Lahan dan Sampah Sembarangan
Senin 27-07-2026,15:59 WIB
Audit BPKP Bergulir, Dugaan Korupsi Rp6,2 Miliar di Disparpora Kepahiang Terus Diusut
Terkini
Senin 27-07-2026,19:43 WIB
Kokok Yang Kalah Nyaring
Senin 27-07-2026,19:36 WIB
Ketika Diam Menjadi Sinyal: Membaca Fenomena Silent Struggle dalam Perspektif Ilmu Komunikasi
Senin 27-07-2026,16:10 WIB
Pria Mengaku Polisi Diduga Bawa Kabur Motor Warga di Selupu Rejang
Senin 27-07-2026,16:05 WIB
Fenomena 'Kotak Kosong' Masuk Desa, Ini Peta Aturan Baru Pilkades Serentak di Mukomuko
Senin 27-07-2026,16:03 WIB