BENGKULU, BE- Tekait kasus dugaan korupsi uang Rumah Sakit M Yunus (RSMY), Kordinator pusat kajian anti korupsi (Puskaki) Melyansori menilai ada andil Gubernur Bengkulu Junaidi Hamsyah disana. Karena Gubernur Junaidi telah menandatangani SK tim Pembina berjumlah lebih dari 20 orang, sehingga uang rumah sakit pun mengalir ke dewan pembina tersebut. Karenanya aktifis berencana mendatangi Polda terkait hal ini. \"Besok (hari ini, red) kami mendatangi Polda Bengkulu, untuk mendukung Polda terkait kasus ini. Karena kita ingin yang salah itu salah dan yang benar harus benar,\" ungkap Melyansori. Dana intensif pembina RSMY iyu antara lain mengalir ke Kepala Dinas Kesehatan, Gubernur, wagub, Sekda, dewan serta Pejabat pemprov dan RSMY lainnya. Jumlah dana yang digelontorkan untuk pembayaran honor dewan pembina tersebut sekitar Rp 28 juta, terhitung sejak tahun 2009 lalu. Dalam dalam Permendagri nomor 61 tahun 2007, tentang pengelolaan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), disebutkan tidak ada pemberian honor bagi tim Pembina. Honor hanya diberikan kepada dewan pengawas. Terkait kasus Dugaan korupsi tersebut tim Tipikor Polda Bengkulu baru menetapkan tiga orang tersangka. Bahkan, tim penyidik telah mengestimasikan kerugian Negara pada perkara itu bisa mencapai Rp 5 miliar. Penetapan itu setelah hasil gelar perkara.(251)
Puskaki Datangi Polda
Kamis 18-07-2013,09:30 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 27-07-2026,19:36 WIB
Ketika Diam Menjadi Sinyal: Membaca Fenomena Silent Struggle dalam Perspektif Ilmu Komunikasi
Senin 27-07-2026,10:03 WIB
Daftar 26 Mahasiswa Baru S2 Ilmu Komunikasi Universitas Bengkulu yang Lulus Tes TPA dan Wawancara
Senin 27-07-2026,11:06 WIB
Sambut HUT RI ke-81, AMJ Gelar Turnamen Badminton Berhadiah Rp10 Juta
Senin 27-07-2026,15:55 WIB
Waspada Kemarau, Damkar Kota Bengkulu Imbau Warga Tidak Membakar Lahan dan Sampah Sembarangan
Senin 27-07-2026,15:59 WIB
Audit BPKP Bergulir, Dugaan Korupsi Rp6,2 Miliar di Disparpora Kepahiang Terus Diusut
Terkini
Senin 27-07-2026,19:43 WIB
Kokok Yang Kalah Nyaring
Senin 27-07-2026,19:36 WIB
Ketika Diam Menjadi Sinyal: Membaca Fenomena Silent Struggle dalam Perspektif Ilmu Komunikasi
Senin 27-07-2026,16:10 WIB
Pria Mengaku Polisi Diduga Bawa Kabur Motor Warga di Selupu Rejang
Senin 27-07-2026,16:05 WIB
Fenomena 'Kotak Kosong' Masuk Desa, Ini Peta Aturan Baru Pilkades Serentak di Mukomuko
Senin 27-07-2026,16:03 WIB