PADA bulan suci Ramadhan ini, sangat penting bagi anda membuat perencanaan makanan untuk berbuka dan sahur. Saat sahur, hendaknya konsumsi makanan yang menambah daya tahan tubuh. Sedangkan saat berbuka puasa, makanlah sesuatu yang memungkinkan tubuh menyerap makanan dengan mudah.
Salah satu cara paling efektif adalah memilih makanan dengan glikemik indeks rendah. Dengan kata lain, makanlah makanan yang tidak akan meningkatkan kadar gula anda secara dramatis.
Indeks glikemik (GI) adalah nilai yang diperoleh dengan cara melakukan pemantauan gula darah seseorang setelah mengkonsumsi makanan. Makin tinggi glikemiks indeks dalam makanan, maka makin cepat makanan diubah menjadi gula, dengan demikian semakin cepat pula tubuh menghasilkan respon insulin.
\"Memang sangat dianjurkan untuk melakukan diet rendah GI selama bulan Ramadhan. Jika indeks GI anda tinggi selama bulan Ramadhan, maka akan mengakibatkan respon insulin tubuh semakin tinggi, yang pada akhirnya tubuh akan menimbun lemak semakin cepat,\" kata ahli gizi Medical Center, Dr. Sakina Mustansir, seperti dilansir laman Gulfnews, Selasa (9/7).
Itulah sebabnya, banyak sekali orang di bulan puasa yang justru lemaknya bertambah di daerah penimbunan lemak, seperti perut, pinggang, bokong, paha dan pipi. Hal itu dikarenakan mereka langsung membanjiri tubuh dengan insulin, melalui makanan manis, sehingga tubuh menimbun lemak, padahal otot sedang mengecil karena puasa.
Selain itu, jika anda makan karbohidrat olahan, seperti roti putih dan makanan yang mengandung kadar gula tinggi lainnya, terutama selama sahur, hal itu akan menyebabkan tubuh memproduksi terlalu banyak insulin, yang pada gilirannya akan membuat gula darah menurun. Akibatnya anda merasa lemah, pusing dan lelah. Gejala lainnya anda kurang konsentrasi, mudah berkeringat, sakit kepala, dan jantung berdebar selama berpuasa.
\"Untuk membantu tubuh anda mengatasi hal itu, anda harus makan lebih banyak makanan yang kaya serat pada saat sahur. Hal ini akan membuat anda merasa kenyang untuk waktu yang lama dan dapat membantu anda berkonsentrasi di tempat kerja sepanjang hari,\" kata Dr. Sakina lebih lanjut.
Makanan GI tinggi termasuk nasi putih, kentang tumbuk segar, kentang goreng, cornflake, dan roti putih. Makanan GI rendah yang baik untuk tubuh pada saat puasa adalah bubur, oat digulung roti gandum, susu, yoghurt, dan sayuran.(fny/jpnn)
Konsumsi Sehat Saat Sahur dan Buka Puasa
Rabu 10-07-2013,19:00 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Sabtu 16-05-2026,15:46 WIB
Target 1.506 Koperasi Merah Putih di Bengkulu, Kenyataannya Belum Satu Pun Berjalan
Sabtu 16-05-2026,15:42 WIB
Vonis Bebas Korupsi Tol Bengkulu-Taba Penanjung, Kejati Pastikan Kasasi ke Mahkamah Agung
Sabtu 16-05-2026,13:26 WIB
Edukasi Safety Riding: FIF Group Bengkulu Diajak Jaga Jarak Aman Berkendara Hingga Beri Tips Keselamatan
Sabtu 16-05-2026,14:24 WIB
Kejar Target UHC 2027, BPJS Kesehatan Bintuhan Sisir 2.755 Warga Kaur yang Belum Terdaftar
Sabtu 16-05-2026,13:55 WIB
Astra Motor Bengkulu Gencarkan Edukasi Safety Riding untuk Tekan Angka Kecelakaan
Terkini
Sabtu 16-05-2026,20:13 WIB
Tertarik Bergabung dengan Produsen Motor Terbesar? PT AHM Cari Talenta Berbakat untuk Head Office
Sabtu 16-05-2026,15:46 WIB
Target 1.506 Koperasi Merah Putih di Bengkulu, Kenyataannya Belum Satu Pun Berjalan
Sabtu 16-05-2026,15:42 WIB
Vonis Bebas Korupsi Tol Bengkulu-Taba Penanjung, Kejati Pastikan Kasasi ke Mahkamah Agung
Sabtu 16-05-2026,15:33 WIB
Kejuaraan Daerah POSSBI Srikandi U-15 Regional Bengkulu 2026 Resmi Digelar
Sabtu 16-05-2026,15:31 WIB